PSMS Medan
Penyebab PSMS Medan Tidak Dapat Jadwal Pertandingan Malam Hari, Begini Penjelasan Dirut
Direktur Utama PSMS Medan, Arifuddin Maulana Basri menjelaskan penyebab tim Ayam Kinantan tidak mendapat jadwal pertandingan kandang pada malam hari.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Direktur Utama PSMS Medan, Arifuddin Maulana Basri menjelaskan penyebab tim Ayam Kinantan tidak mendapat jadwal pertandingan kandang pada malam hari di kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024-2025.
Menantu Edy Rahmayadi itu mengatakan bahwa ada beberapa kendala penyebab PSMS Medan tidak mendapat jadwal pertandingan malam di home base sendiri.
Adapun beberapa kendala itu, katanya, berupa keterbatasan penerangan di dalam Stadion ketika malam hari.
Mengingat, sementara waktu PSMS Medan masih bermarkas di Stadion Baharoeddin Siregar.
Yang mana, stadion kebanggaan warga Deliserdang itu belum memiliki penerangan di dalam lapangan.
"Hari ini Stadion kita tidak ada yang memadai untuk kita gunakan main malam. Contoh Baharroeddin tidak punya lampu," kata Arifuddin dalam live di akun pribadi tiktoknya, Senin (30/9/2024) sore.
Kendati begitu, pria yang akrab disapa Ari itu mengatakan PSMS Medan masih memiliki kesempatan untuk bisa bermain malam di markas sendiri.
Hanya saja, kesempatan itu bisa terjadi, jika PSMS Medan mendapatkan izin untuk menggunakan Stadion Utama Sumatra Utara atau Stadion Mini Disporasu menjadi markas mereka di musim ini.
"Misalkan kita nanti diizinkan menggunakan stadion utama atau Stadion pancing (Stadion Disporasu) apabila ada lampu, mungkin nanti LIB akan merevisi jadwal," katanya.
Di sisi lain, Ari juga menyinggung penyebab PSMS Medan tidak memiliki jadwal pertandingan di akhir pekan. Ia mengatakan bahwa, jadwal pertandingan itu seluruhnya sudah diatur sedemikian rupa oleh PT. Liga Indonesia Baru (PT LIB).
"Semua yang ngatur adalah Liga Indonesia Baru," katanya.
Perlu diketahui, pada kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024-2025 ini, PSMS Medan bermarkas di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang.
Pasalnya, Stadion Teladan saat ini sedang proses revitalisasi. Pengerjaan revitalisasi Stadion Teladan itu direncanakan selesai akhir tahun 2024 ini.
Hal ini pun menyebabkan PSMS tidak bisa melakukan pertandingan malam hari seperti pada musim sebelumnya.
Mengingat, Stadion Baharoeddin Siregar tidak didukung penerangan pada malam hari, berbeda hal dengan stadion Teladan yang sebelumnya masih memiliki pencahayaan yang cukup untuk pertandingan malam.
| Gol Perdana Clayton Da Silva Jadi Sinyal Positif, Pelatih Sebut Ada Progres di Lini Depan PSMS Medan |
|
|---|
| PSMS Medan U-19 Terpuruk di Dasar Klasemen, Kas Hartadi Soroti Finishing dan Set Piece |
|
|---|
| Nasib PSMS Medan Gagal Promosi ke Super League, Tanggapan Pelatih Ayam Kinantan |
|
|---|
| Julius Raja Soroti Kegagalan PSMS Medan Promosi ke Super League, Tekankan Pentingnya Lobi-lobi |
|
|---|
| SELAMAT Tinggal Super League, PSMS Medan Bertahan Lagi di Championship, Eko Targetkan 5 Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PSMS-Medan-berhasil-menang-4-1-atas-Persikabo-pada-pekan-ke-4-Liga-2-2024-2025-df.jpg)