Kasus ISPA Meningkat Signifikan Tahun Ini, Paling Banyak Usia Dewasa
Dikatakannya, tahun ini ISPA paling banyak dialami usia dewasa mulai dari umur 20- 59 tahun.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy mengatakan, kasus penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mengalami peningkatan pada tahun ini.
Dikatakan Faisal, peningkatan kasus penyakit ISPA naik secara signifikan dari bulan Januari hingga Juli 2025.
Faisal menjelaskan, jumlah ISPA dari Januari hingga September 20225, mencapai 357.484 kasus.
"Penyakit kasus ISPA di Sumut mengalami peningkatan di tahun ini di seluruh 33 kabupaten/kota," jelasnya, Senin (20/10/2025).
Dikatakannya, tahun ini ISPA paling banyak dialami usia dewasa mulai dari umur 20- 59 tahun.
Baca juga: Medan Memasuki Musim Kemarau, Waspada Penyakit Ispa Meningkat, Kenali Gejalanya
"Ada tiga kategori usia yang alami ISPA usia bayi-balita (0-59 bulan) sebanyak 90.385 kasus. Usia anak (5-9 tahun) sebanyak 65.745 kasus. Dan ISPA dewasa (19-59 tahun) sebanyak 201.354 kasus," terangnya.
Namun, untuk kabupaten/kota yang banyak mengalami kasus ISPA adalah Medan, lalu Deliserdang dan Langkat.
"Kota Medan berada di peringkat pertama sebanyak 24.645 kasus. Dengan rincian balita sebanyak 3.321 kasus, anak sebanyak 16.574 kasus dan dewasa sebanyak 7.182 kasus," katanya.
Kemudian, kedua terbanyak kasus ISPA ada di Kabupaten Deliserdang sebanyak 12.401 kasus. Dengan rincian, balita 1.177 kasus, anak mencapai 8.529 kasus, dan dewasa sebanyak 2.438 kasus.
"Ketiga Kabupaten Langkat sebanyak 10.352 kasus. Dengan rincian, balita 955 kasus, anak 1.108 kasus dan dewasa 1.442 kasus," katanya.
Faisal meminta agar masyarakat tetap menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Karena itu satu diantara cara mencegah terjadinya kasus ISPA.
"ISPA ini penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri yang menyerang saluran pernapasan baik bagian atas mau pun bawah," jelasnya.
Untuk itu, kata Faisal gejala awalnya demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan lain-lain.
"Penyembuhannya dengan penerapan pola hidup bersih sehat dan cukup istirahat serta perbanyak minum air putih," jelasnya.
| Ribuan Penyintas Banjir Terkena Ispa, Sulit Akses Air Bersih dan Padatnya Tempat Pengungsian |
|
|---|
| 9.729 Penyintas Banjir Tapteng Kena ISPA akibat Sulit Dapat Air Bersih dan Tempat Pengungsian Padat |
|
|---|
| Tak Cukup Cuma Imbauan, Komisi II DPRD Dorong Langkah Dinkes Medan Tangani ISPA |
|
|---|
| Komisi II DPRD Dorong Langkah Dinkes Medan Tangani ISPA Tak Sekadar Imbauan |
|
|---|
| Kasus ISPA di Sumut Meningkat, Dinas Kesehatan Minta Masyarakat Tak Perlu Panik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/akibat_kabut_asap_20151027_161648.jpg)