Medan Terkini

Setelah Banjir Besar di Marelan, Warga Mulai Pulang dan Bersihkan Lumpur dan Sampah

Penanganan pasca banjir besar yang melanda Kecamatan Medan Marelan pada 27-30 November lalu mulai memasuki fase pemulihan.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Dedy Kurniawan
KORBAN BANJIR - Warga korban banjir kini hadapi masalah kesehatan dan sampah, serta pemulihan rumah, perabotan yang hancur karena ketidaksiapan pemerintah memitigasi bencana, Senin (1/11/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penanganan pasca banjir besar yang melanda Kecamatan Medan Marelan pada 27-30 November lalu mulai memasuki fase pemulihan.

Sejak Minggu,Senin (1/12/2025) sore, warga terlihat kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur dan sampah yang tertinggal.

Camat Medan Marelan, Zulkifli S Pulungan mengatakan pihaknya di lapangan memantau perkembangan, termasuk pada titik-titik pengungsian yang kini jumlahnya menurun.

"Masyarakat sudah mulai pulang ke rumah. Saat ini titik pengungsian tersisa 13 titik di Kelurahan Terjun dan satu titik di Kelurahan Paya Pasir," ujar Zulkifli, Senin (1/12/2025).

Meski jumlah pengungsi berkurang, pihak kecamatan memastikan pasokan logistik tidak terganggu bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian. Namun, warga sempat kesal karena perhatian baru datang pada hari ketiga saat bencana 

"Kami tetap kirim bantuan makanan cepat saji untuk warga yang belum bisa pulang," tambahnya.

Zulkifli menyebut pihkanya bersama TNI–Polri terus memantau sejumlah titik yang masih tergenang. Selain itu, tim Puskesmas juga dikerahkan untuk memeriksa kesehatan warga yang mulai mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Banyak warga mulai mengeluh ISPA, jadi pemeriksaan kesehatan terus dilakukan," ucapnya.

Fokus utama penanganan saat ini adalah pembersihan fasilitas umum yang vital. Upaya itu dibantu oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan.

"Sejak tadi malam sudah lima titik selesai dibersihkan. Mulai dari sekolah, masjid, musala, puskesmas hingga kantor camat," jelas Zulkifli.

Ke depan, pihak kecamatan merencanakan gerakan gotong royong untuk mempercepat pembersihan lingkungan pemukiman warga.

"Kita sedang upayakan gotong royong agar lingkungan cepat pulih," pungkasnya.

(Dyk/Tribun-Medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved