Berita Medan
BPBD Kota Medan Ajarkan Para Murid SD Amplas Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
Kegiatan terlihat penuh semangat itu menjadi bagian dari upaya edukasi kebencanaan sejak dini kepada peserta didik sekolah dasar.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Suasana berbeda tampak di halaman SD Negeri 060924 Jalan SM Raja, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (4/3/2026).
Ratusan siswa tampak antusias mengikuti sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan.
Kegiatan terlihat penuh semangat itu menjadi bagian dari upaya edukasi kebencanaan sejak dini kepada peserta didik sekolah dasar.
Anak-anak terlihat serius menyimak materi, namun tetap ceria saat diajak praktik simulasi secara langsung.
Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Kiky Zulfikar, membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Kiky menegaskan pentingnya membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap potensi bencana sejak usia dini.
“Anak-anak perlu mengetahui jenis-jenis bencana yang mungkin terjadi di sekitar mereka, seperti banjir, gempa bumi, dan angin puting beliung. Yang tidak kalah penting, mereka juga harus tahu apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi,” ujar Kiky Zulfikar.
Menurutnya, edukasi kebencanaan tidak cukup hanya disampaikan secara teori.
Karena itu, BPBD Kota Medan menghadirkan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami siswa.
Para peserta didik diajak mengenali tanda-tanda bencana, memahami jalur evakuasi, hingga mempraktikkan langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa maupun banjir.
Simulasi yang dilakukan di halaman sekolah membuat siswa lebih memahami situasi darurat secara nyata.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, sehingga tercipta generasi muda yang tangguh, sigap, dan berdaya dalam menghadapi situasi darurat,” kata Kiky Zulfikar.
Materi dalam kegiatan tersebut dibawakan oleh Ketua Tim Kerja Lingkup Kesiapsiagaan sekaligus Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda, Muhammad Yamin Daulay, serta Penata Layanan Operasional Bayu Nugraha bersama staf bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Medan.
"Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Medan berharap budaya sadar bencana dapat terus ditanamkan di lingkungan sekolah, sehingga upaya mitigasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak sebagai generasi penerus bangsa," kata Yamin Daulay.
(Dyk/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pemko Medan Surati PT KAI, Pembangunan Jembatan Gang Damai Polonia Dipercepat |
|
|---|
| 36 Sineas Ikuti AKTIF Film Bootcamp di Medan, Dorong Sineas Muda Kuasai Strategi Distribusi |
|
|---|
| Truk Parkir Sembarangan, Gudang Botot di Medan Barat Picu Kemacetan dan Keresahan Warga |
|
|---|
| Lokasi Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 Selain di Kampus UNIMED, Jalur Mandiri Dibuka Juni 2026 |
|
|---|
| Penyebab Kebakaran di Polonia yang Melahap 4 Rumah, Dugaan Petugas Damkar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/BPBD-Medan-tanamkan-kesiapsiagaan-bencana.jpg)