Berita Medan

Hari Terakhir Libur Sekolah, Penumpang KA di Sumut Tembus 10 Ribu

Sejumlah stasiun terpantau dipadati penumpang, yang didominasi oleh rombongan keluarga.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar
PUNCAK PENUMPANG- Suasana di gerbong kereta api. Penumpang memadati Stasiun Medan pada puncak arus balik Lebaran 2026, Minggu (29/3/2026). Hari terakhir libur sekolah dimanfaatkan masyarakat untuk kembali ke daerah asal menggunakan kereta api. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Arus balik penumpang kereta api di wilayah Sumatera Utara mencapai puncaknya pada Minggu (29/3/2026), bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah pasca-Lebaran.

Sejumlah stasiun terpantau dipadati penumpang, yang didominasi oleh rombongan keluarga.

Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa hingga pukul 09.00 WIB, sebanyak 10.484 tiket telah terjual untuk berbagai rute perjalanan di wilayah Sumatera Utara.

“Berdasarkan pantauan di Stasiun Medan, pergerakan penumpang yang naik dan turun hari ini didominasi oleh keluarga yang membawa anak-anak. Hari terakhir libur sekolah dimanfaatkan untuk kembali ke domisili asal agar besok anak-anak siap beraktivitas di sekolah,” ujarnya.

Selama 19 hari masa Angkutan Lebaran 2026, terhitung sejak 11 Maret hingga 29 Maret, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara telah melayani total 190.816 pelanggan. Angka ini meningkat sekitar 2 persen dibandingkan periode Lebaran 2025 yang mencatatkan 187.179 penumpang.

Menurut Anwar, tren kenaikan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api. Ia menilai, kesadaran masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, khususnya untuk perjalanan antarkota di dalam provinsi, semakin tinggi.

Data KAI juga mencatat adanya perbedaan signifikan antara arus mudik dan arus balik. Pada periode arus balik, yakni sejak 22 Maret hingga 29 Maret (H+7 Lebaran), rata-rata jumlah penumpang mencapai 11.834 orang per hari. Sementara itu, pada masa arus mudik sejak 11 Maret hingga 21 Maret, rata-rata harian berada di angka 8.740 penumpang.

“Pola ini memang terjadi setiap tahun. Kereta api tidak hanya digunakan untuk mudik, tetapi juga menjadi pilihan masyarakat untuk berwisata atau bersilaturahmi karena waktu perjalanan yang lebih efisien,” jelasnya.

Lebih lanjut, penggunaan kereta api dinilai sebagai langkah mendukung efisiensi energi, terutama di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Transportasi massal seperti kereta api menjadi solusi untuk menekan biaya perjalanan sekaligus membantu mengurangi konsumsi energi secara kolektif.

KAI Divre I Sumatera Utara pun menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.

“Kami terus berupaya menghadirkan perjalanan yang efisien, bebas macet, dan nyaman, agar masyarakat dapat tiba di rumah dengan kondisi prima. KAI bangga menjadi bagian dari perjalanan liburan masyarakat dan akan terus melayani sepenuh hati,” tutup Anwar.

(cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved