Berita Medan
Disdikbud Medan Perkuat Gerakan Sekolah Sehat, 150 Kepala Sekolah Ikuti Bimbingan Teknis
Mujiono menegaskan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN– Upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman terus diperkuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan.
Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Gerakan Sekolah Sehat (GSS) Jenjang Sekolah Dasar Tahun 2026, sebanyak 150 kepala sekolah SD negeri dan swasta se-Kota Medan dibekali pemahaman serta strategi dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan SD, Mujiono.
Mujiono menegaskan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan.
"Sekolah harus juga menjadi ruang pembentukan karakter dan pola hidup sehat bagi peserta didik," katanya kepada Tribun-Medan.com, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih, sehat, aman, dan nyaman memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
"Gerakan Sekolah Sehat merupakan langkah strategis untuk membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat secara fisik, mental, dan sosial," ujarnya.
Kegiatan bimtek ini diikuti 150 kepala sekolah dari SD negeri dan swasta se-Kota Medan. Para peserta mendapatkan berbagai materi terkait penerapan konsep sekolah sehat, penguatan budaya hidup bersih dan sehat, keamanan pangan di lingkungan sekolah, hingga upaya menjaga kesehatan warga sekolah secara berkelanjutan.
Hadir sebagai narasumber, Dr. Budi Septian Lizar, MKM dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Medan yang membawakan materi mengenai pentingnya kesehatan sebagai fondasi utama keberhasilan peserta didik dalam belajar dan berprestasi.
Selain itu, perwakilan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Medan, Mojaza Sirait, turut memberikan edukasi terkait keamanan pangan di lingkungan sekolah, termasuk pengawasan jajanan anak sekolah agar terhindar dari bahan berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan.
Sekretaris Disdikbud Medan, Andy Yudhistira mengatakan, melalui kegiatan ini, Disdikbud Kota Medan berharap seluruh kepala sekolah dapat menjadi motor penggerak implementasi Gerakan Sekolah Sehat di satuan pendidikan masing-masing.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas warga sekolah dalam menerapkan konsep Sekolah Sehat, mendorong optimalisasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS), serta menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal," ujarnya.
Lanjutnya, dengan semakin kuatnya penerapan Gerakan Sekolah Sehat, diharapkan sekolah-sekolah di Kota Medan mampu melahirkan generasi yang sehat, produktif, berkarakter, dan berprestasi, sekaligus mewujudkan ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
(Dyk/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Korban Begal di Flyover Brayan Ternyata PNS di Lapas Tanjung Gusta |
|
|---|
| Pungli Rp 4,5 Juta Mantan Anggota Bawaslu Gunungsitoli Dihukum 1 Tahun di PN Medan |
|
|---|
| PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Dukung Green Ecosystem |
|
|---|
| Nongkrong Sambil Kerjakan Tugas, Mahasiswa USU Syok Motornya Raib di Parkiran Kafe |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pelaku Begal Motor Tukang Tempe di Medan, 8 Ditangkap, 3 Ditembak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ratusan-guru-di-Kota-Medan-ikuti-bimbingan-teknis-Gerakan-Sekolah-Sehat.jpg)