Berita Viral

MIKHAEL SINAGA Sebut Eggi Sudjana Bukan Minta Maaf ke Jokowi Tapi Menasihati: Beri Pandangan Moral

Eggi Sudjana dan Damai Lubis telah mendatangi Jokowi di Solo, Kamis (8/1/2026).

|
KOLASE Kompas.com /Tribunnews.com
Jokowi dan Eggi Sudjana. Eggi Sudjana dan Damai Lubis telah mendatangi Jokowi di Solo, Kamis (8/1/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Eggi Sudjana dan Damai Lubis telah mendatangi Jokowi di Solo, Kamis (8/1/2026). Mereka meminta maaf telah memfitnah Jokowi soal ijazah palsu. 

Pertemuan Eggi Sudjana dengan Jokowi menjadi perhatian publik. 

Sebab, Eggi kerap mengkritik Jokowi kini mengakui kesalahan. 

Terkait dengan itu, host podcast YouTube Sentana TV, Mikhael Sinaga mengakui mengetahui isi pertemuan itu. 

Menurut Mikhael, narasi yang menyebut Eggi Sudjana datang ke rumah Jokowi untuk meminta maaf tidak sesuai dengan fakta yang disampaikan langsung oleh Eggi kepadanya.

"Bang Eggi Sudjana sendiri yang mengangkat telepon saya dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Tidak ada permintaan maaf. Sama sekali tidak ada,” ujar Mikhael dalam siaran channel YouTube Sentana TV, Kamis.

Mikhael menjelaskan, pertemuan di kediaman Jokowi di kawasan Sumber, Solo, tersebut, berdasarkan keterangan Eggi Sudjana merupakan pertemuan lanjutan (follow up) dari pertemuan sebelumnya pada 16 April 2025.

Pertemuan itu berkaitan dengan laporan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) terkait dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi.

“Ini pertemuan kedua. Follow up. Tujuannya jelas, bukan silaturahmi biasa, apalagi minta maaf,” kata Mikhael menegaskan.

Baca juga: Kabur saat Hendak Ditangkap, Bandar Narkoba Ambruk Ditembak Polisi di Labusel

Baca juga: PEGAWAI Lapas Tanjungbalai Aniaya Tahanan Gegara Tak Diberi Uang, Pelaku Hendak Beli Stik Biliar

Ia menyebut, Eggi Sudjana memang mengakui bertemu langsung dengan Jokowi.

Namun isi pertemuan justru berisi dialog dan penyampaian pandangan kritis, bukan permohonan maaf.

“Yang terjadi justru sebaliknya. Bang Eggi mengatakan dia menasihati Jokowi. Memberikan pandangan dan peringatan moral,” ujar Mikhael.

Hal paling sensitif dari pengakuan Eggi, menurut Mikhael, adalah adanya dua aparat kepolisian aktif yang ikut mendampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis saat memasuki rumah Jokowi.

“Ini pengakuan langsung Bang Eggi. Ada dua sosok aparat, satu penyidik dan satu atasan,” kata Mikhael.

Ia menilai hal tersebut sangat bermasalah secara etik dan hukum, karena melibatkan aparat aktif dalam pertemuan antara pelapor dan terlapor.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved