Berita Viral

KELUARGA Tak Terima Polisi Tutup Kasus Kematian Arya Daru, Bakal Tempuh Langkah Hukum

Keluarga diplomat Arya Daru tak terima dengan penghentian penyelidikan oleh Polda Metro Jaya. 

YouTube TribunBogor | Instagram @putriroos
KEMATIAN ARYA DARU - Makam Arya Daru Pangayunan di Yogyakarta muncul sebuah kejanggalan dari bunga yang diletakkan di atas makam. Foto makam hanya ilustrasi berita. 

TRIBUN-MEDAN.com - Keluarga diplomat Arya Daru tak terima dengan penghentian penyelidikan oleh Polda Metro Jaya

Keluarga masih meyakinkan bahwa Arya Daru tewas dibunuh bukan bunuh diri. 

Keluarga menginginkan Polisi menggali lagi kasus kematian Arya Daru dengan kondisi wajah dilakban.  

Kuasa Hukum Keluarga Arya Daru, Nicholay Aprilindo menyatakan tidak menerima keputusan SP2 Lidik, menanggapi hal itu.

"Sikap kami ya kami tidak menerima arena itu kan dalam SP2 Lidik itu belum ditemukan adanya peristiwa pidana kalau belum berarti masih dalam penyelidikan belum tuntas kecuali alasannya tidak ditemukan, beda," tuturnya kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).

Nicholay mengatakan tengah menyiapkan langkah hukum sambil berdialog dengan pihak keluarga Arya Daru.

Namun langkah hukum apa yang akan ditempuh masih belum dibeberkan.

"Kami akan menempuh upaya hukum lain yang sedang dirumuskan dengan tim penasihat dan keluarga," urainya.

Menurutnya terdapat banyak kejanggalan yang belum diusut penyelidik termasuk soal check in hotel Arya Daru dengan rekan kerjanya Vara Dwikhandini.

Nicholay mempertanyakan alasan mengapa penyelidik tidak memperdalam temuan baru tersebut.

"Barang bukti sudah cukup lengkap, dengan beberapa kejanggalan khususnya check in itu masuk peristiwa ini, perdalam, kembangkan pemeriksaan ini dgn wanita yg bersama almarhum sebelum dia meninggal," tukasnya.

Baca juga: DORR❗ Kaki Maratur Ditembak Polisi usai Mencuri di Rumah Ditinggal Pemilik Mudik❗

Baca juga: KRONOLOGI Polisi Curi Motor Polisi, Ditangkap Polisi dan Kini Terancam Dipecat dari Polisi

Dia menyinggung soal kasus kopi sianida yang dikembangkan oleh polisi hingga ke sosok orang terdekat korban.

Nicholay menyebut bahwa pada pertemuan pada 26 November 2025 saat audiensi sudah disepakati penyelidikan tetap dilanjutkan.

Akan tetapi mendadak muncul SP2 Lidik yang membuat pihak keluarga terkejut.

"Harusnya dikembangkan di situ jadi jangan pakai nalar logika sesaat, apa yang dilakukan ini pembangkangan, presiden sudah minta kasus ini diungkap sejelas jelasnya tapi tidak dilakukan ada siapa di balik ini semua? Orang kuat siapa sehingga polisi ketakutan dan berusaha untuk menutupi?" tandas Nicholay.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved