Berita Nasional

Saiful Mujani Serukan Jatuhkan Presiden Prabowo, Seskab Teddy Respons Singkat

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya tidak ambil pusing dengan pernyataan Pengamat  Politisi Saiful Mujani

Tayang: | Diperbarui:
Tribunnews.com
SESKAB TEDDY - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, (7/4/2026) saat diwawancarai awak media. 
Ringkasan Berita:- Pengamat Politisi Saiful Mujani yang menyerukan menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto dari kursi kekuasaannya.
Seskab Teddy mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sekarang ini banyak mengurusi hal besar dan strategis.
Saiful Mujani juga mengkritik program unggulan Presiden Prabowo. Ia mengatakan program Presiden sekarang ini merupakan politik gentong babi.

 

TRIBUN-MEDAN.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya merespons singkat soal pernyataan Pengamat Politisi Saiful Mujani yang menyerukan menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto dari kursi kekuasaannya.

Teddy mengaku dirinya banyak pekerjaan sehingga tidak sempat membaca atau mendengar pernyataan pimpinan lembaga konsultan politik SMRC tersebut. 

“Wah, saya masih banyak sekali kerjaan. Saya belum lihat beliau bicara apa. Itu kira-kira,” kata Teddy di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, (7/4/2026).

Baca juga: Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Segera Panggil Bos Maktour

Saat ditanya mengenai tudingan Mujani yang menyebut program unggulan Presiden Prabowo adalah politik gentong babi atau pork barrel politics sebagaimana yang dituliskannya di media sosial X, Teddy mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sekarang ini banyak mengurusi hal besar dan strategis.

“Apalagi Bapak Presiden, Bapak Presiden ngurusin hal besar, lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis,” katanya.

Peneliti Saiful Mujani sebelumnya melontarkan kritikan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Dalam video ceramah Saiful Mujani yang diunggah akun Instagram @leveenia dan kanal Youtube Sociocorner, Saiful berbicara mengenai cara menjatuhkan Presiden Prabowo. 

Baca juga: Hercules Debat dengan Menteri Maruarar Sirait, Berani Tantang Negara soal Lahan Kosong Tanah Abang

Ia mengatakan cara prosedur formal pemakzulan tidak akan efektif menghadapi Prabowo. 

“Alternatifnya bukan prosedur formal impeachment itu. Itu tidak akan jalan. Yang jalan hanya ini, bisa nggak kita mengonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo, hanya itu,” ucap Saiful.

“Kalau nasihati Prabowo tidak bisa juga. Bisanya hanya bisa dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, tapi bukan menyelamatkan Prabowo, melainkan menyelamatkan diri kita dan bangsa ini,” ujarnya.

Dalam akun X, Saiful Mujani juga mengkritik program unggulan Presiden Prabowo.

Ia mengatakan program Presiden sekarang ini merupakan politik gentong babi.

Baca juga: Preman Pembunuh Tuan Rumah Hajatan Ternyata Residivis Kambuhan, Kini Kena Tindakan Tegas Terukur

Politik gentong babi adalah politik cara petahana dengan menggelontorkan dan mengalokasikan sejumlah dana, untuk tujuan tertentu, biasanya untuk Pemilu agar terpilih kembali.

“Bagi saya program unggulan presiden adalah gentong babi semua seperti diungkapkan film dirty vote @BivitriS @zainalamochtar @feriamsari  mbg, koperasi desa, sekolah rakyat, danantara, perluasan wilayah teritorial tni, semuanya gentong babi. dibuat untuk  mobilisasi pemilih menjelang pemilu 2029. pemilu nanti adalah pemilu otokratik, bukan pemilu demokratik. harus dihentikan politik gentong babi ini,” tulis Mujani dalam akun X.

Profil Saiful

Saiful mujani pengamat pr
LEMBAGA SURVEI - Pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani. (Tribunnews.com/Ibriza Fasti Ifhami)

Saiful Mujani lahir pada tanggal 8 Agustus 1962 di Serang, Banten, dan tercatat mengabdi sebagai guru besar illmu politik di UIN Syarif Hidayatullah.

Dia menamatkan jenjang pendidikan S-1 kajian Islam di UIN Syarif Hidayatullah tahun 1989. Lalu, dia melanjutkan studi ke jenjang S-2 (lulus 1998) dan S-3 (lulus 2003) bidang ilmu politik di Universitas Negeri Ohio di Amerika Serikat.

Saiful pernah mendirikan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat bersama kawan-kawannya di UIN tersebut.

Dia diganjar dengan penghargaan panel Achmad Bakrie Award 2017 atas sumbangsihnya dalam bidang pemikiran sosial.

Dikutip dari laman resmi Lembaga Survei Indonesia (LSI), Saiful disebut sebagai salah satu perintis studi politik dan kebijakan masyarakat berbasis survei kuantitatif. Bahkan Majalah Gatra pernah mengganggapnya sebagai “arsitek survei opini publik di Indonesia”.

Dia aktif menulis di banyak jurnal internasional, misalnya American Journal of Political Science, Journal of Democracy, dan Comparative Political Studies.

Intelektual ini pernah dipercaya menjadi memimpin LSI dari tahun 2004 hingga 2008. Kemudian, dia dikenal sebagai pendiri Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) pada tahun 2011.

Laman resmi SMRC menyebut lembaga itu per tahun rata-rata menyelenggarakan 100 survei opini publik. SMRC juga dikenal sebagai lembaga yang melakukan hitung cepat atau quick count pemilu.

Di samping itu, SMRC memberikan konsultasi kepada sejumlah parpol, calon anggota dewan, calon kepala daerah, lembaga pemerintah, dan perusahaan swasta.

(Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved