Berita Viral

Disambar Kereta Api, Seorang Pengemudi Ojol Tewas Terpental di Medan Denai

Kecelakaan kereta api kontra sepeda motor terjadi di perlintasan kereta api, di perbatasan Kecamatan Medan Denai

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul
PERLINTASAN KERETA API - Suasana perlintasan kereta api di perbatasan Kecamatan Medan Denai dan Kecamatan Medan Tembung, terlihat dijaga relawan pasca kejadian Ojol tersambar kereta Railink, Senin (20/4/2026). Tampak di lokasi masih ada sisa diduga sepatu pengemudi Ojol yang tewas tersambar kereta api tanpa palang pintu itu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Peristiwa kecelakaan kereta api kontra sepeda motor terjadi di perlintasan kereta api, di perbatasan Kecamatan Medan Denai dengan Kecamatan Medan Tembung, Senin (20/4/2026).

Kecelakaan yang terjadi sekira pukul 12.30 WIB itu, dialami oleh seorang pengemudi Ojek Online (Ojol) yang tengah mengantar penumpang. 

OJOL TERSAMBAR KERETA - Jenazah pengemudi Ojol yang tersambar kereta api di perbatasan Kecamatan Medan Denai dan Kecamatan Medan tembung dievakuasi ke RS Bhayangkara, Senin (20/4/2026). Ojol bernama Rajali ini, tersambar kereta api saat mengantar penumpang.
OJOL TERSAMBAR KERETA - Jenazah pengemudi Ojol yang tersambar kereta api di perbatasan Kecamatan Medan Denai dan Kecamatan Medan tembung dievakuasi ke RS Bhayangkara, Senin (20/4/2026). Ojol bernama Rajali ini, tersambar kereta api saat mengantar penumpang. (TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul)

Berdasarkan keterangan warga sekitar Yosep, awalnya pengemudi Ojol tersebut datang dari arah Jalan Rajawali I menuju ke Jalan Padang.

Namun, setibanya di perlintasan kereta api pengemudi tersebut sempat berhenti namun nahan posisi sepeda motornya yang terlalu dekat dengan rel langsung tersambar kereta api

"Tadi dia (pengemudi) bawa penumpang dari arah Rajawali ke Jalan Padang, penumpangnya sudah sempat bilang awas karena ada kereta api tapi terlalu mepet dia, langsung kena sambar," ujar Yosep. 

Saat kejadian, sepeda motor jenis Honda Revo berplat nomor BK 5908 ALN yang dikemudikan Rajali langsung terpental kereta dari arah Medan menuju Bandara Kualanamu itu.

Akibatnya, Rajali langsung terpental ke arah kandang ternak babi milik warga sekitar hingga membuat korban meninggal dunia. 

"Terpental dia langsung masuk ke kandang, kalau keretanya terseret kereta api sampai agak jauh  ke sana," ucapnya. 

Di tempat serupa, pemilik kandang ternak babi Boru Sitanggang mengaku ia awalnya tak mengetahui persis awal mula kecelakaan itu.

Ia mengaku, pertama kali tau setelah warga sekitar berkerumun di dekat kandang ternaknya yang tepat berada di sisi rel kereta api

"Kalau jam berapa aku gak tau, tiba-tiba ramai tadi terus bilang sama ku pung kandang babi opung itu ramai," ujar Boru Sitanggang. 

Setibanya di kandangnya, ia melihat kondisi korban sudah dikerumuni warga dan juga rekan sesama Ojol.

Baca juga: Nasib 2 Tersangka Penikaman Nus Kei Terancam Hukuman Mati, Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Dirinya mengaku, jika melihat kondisi kandang ternaknya korban awalnya menghantam tong tempat masak makanan ternaknya hingga akhirnya terpental kembali masuk ke dalam kandang indukan. 

"Korban sudah di dalam, kalau keretanya lengket terbawa kereta api. Sempat berhenti lah tadi kereta apinya baru bisa ditarik keretanya, kalau enggak ikut terbawa ke Kualanamu lah," katanya. 

Katanya, sebelum kejadian korban ke diketahui membawa seorang wanita yang merupakan mahasiswi.

Beruntung, wanita tersebut tak ikut menjadi korban dalam peristiwa nahas ini. 

"Cewek, mahasiswa penumpangnya. Sudah dibawa ke rumah sakit katanya," pungkasnya.

(mns/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved