Berita Viral

PENGAKUAN Anisa, Laporkan Kekasihnya Anggota Densus 88 yang Tak Datang Saat Nikah, Minta Dipecat

saat hari pernikahan hendak dilangsungkan, mempelai pria dan keluarganya tidak ada yang datang ke tempat pernikahan.

Tayang:
IST
BATAL MENIKAH - AH alias Anisa (25) kanan dan Briptu AA alias Alim (kiri). Pasangan di Kota Ternate ini gagal menikah dan berujung somasi yang dilayangkan pihak perempuan. (Istimewa) 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang perempuan bernama Anisa (25) melaporkan kekasihnya sendiri yang merupakan anggota Polri bertugas di Densus 88 Antiteror karena tidak datang saat hari pernikahan.

Anisa melaporkan kekasihnya itu lantaran pembatalan pernikahan sepihak yang terjadi di Kelurahan Toboleu, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara.

Calon suaminya Anisa merupakan anggota kepolisian yang bertugas di Densus 88 Antiteror Polri berinisial AA alias Alfandi.

Anisa juga telah melaporkan calon suaminya tersebut ke Propam Polri.

Saat ditemui, Anisa tak kuasa membendung kekecewaannya.

Baca juga: Pelaku Penembakan ASN di Lampung Bawa Senpi ke Kantor Polisi, Ketakutan Ditembak di Tempat

Dalam tayangan Saksi Kata di Youtube Tribun Ternate, Anisa menceritakan bahwa Alfandi lah yang mengajaknya untuk menikah.

Sebelumnya, ia bersama Alfandi telah menjalin hubungan sekitar tujuh tahun.

Hingga pada akhirnya, pada tahun 2026 ini, Alfandi memintanya untuk menikah.

"Sampai pada tahun ini, dia meminta untuk melamar saya," ujar Anisa.

Ia juga menuturkan bahwa Alfandi sendiri yang datang untuk meminta menikah.

"Dia Kelurahan Toboleu, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate," lanjut Anisa.

Baca juga: Pegawai Kejaksaan Dituding Pelakor lewat Papan Bunga di Acara Pelantikan PNS Deli Serdang

Namun, saat hari pernikahan hendak dilangsungkan, mempelai pria dan keluarganya tidak ada yang datang ke tempat pernikahan.

"Semuanya tidak datang. Keluarganya satu pun tidak ada yang datang ke lokasi acara. Satu pun tidak ada," cerita Anisa.

Akhirnya, Anisa beserta keluarganya pun menghampiri rumah Alfandi karena diduga sakit.

"Kalau dari saya pribadi, saya ingin melihat langsung karena pas saya make up subuh itu mamanya ada hubungi saya,"

"Katanya si Alfandi ini matanya tidak bisa lihat, matanya kabur, tangannya tuh enggak bisa gerak, kakinya juga enggak bisa gerak. Otomatis saya kaget karena malam malamnya itu kam kita berdoa komunikasi baik-baik saja," lanjut Anisa.

Baca juga: Cara Licik WO Marwah Tipu Pengantin Baru di Bekasi, Setelah Fitting Minta Pembayaran Lunas

Atas kasus ini, Anisa pun berharap Alfandi untuk dipecat.

"Saya berharap untuk proses PTDH anggota Bapak yaitu Briptu Alvandia Alim di bagian satuan Densus 88 anti teror," harap Anisa.

Sempat Disomasi

Sebelumnya, Anisa juga telah mengadukan kasus yang dialaminya ini ke Propam.

"Benar, saya sudah membuat laporan melalui layanan pengaduan online Propam," kata Anisa.

Menurutnya, keluarga Alfandi tidak menunjukkan adanya itikad baik untuk memberikan penjelasan.

Ia mengaku mengalami tekanan mental dan merasa dipermalukan di hari pernikahannya.

Oleh karena itu, dirinya menempuh jalur hukum dan menuntut ganti rugi Rp400 juta.

"Somasi awal sudah kami layangkan, tetapi tidak diindahkan sehingga saya juga membuat laporan pengaduan online ke Yanduan Propam," ujarnya.

(Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved