Berita Viral
RUPIAH Mulai Menguat Jadi Rp 17.831 Per 16 Juni 2026, Modal Asing Kembali Masuk
Nilai rupiah mulai pulih setelah beberapa hari lemah terhadap dolar AS. Rupiah sepekan ini sempat di atas Rp 18.000 kini Rp 17.831 per 1 dolar AS.
TRIBUN-MEDAN.com - Nilai rupiah mulai pulih setelah beberapa hari lemah terhadap dolar AS. Nilai rupiah yang sepekan ini sempat di atas Rp 18.000 kini Rp 17.831 per 1 dolar AS.
Data ini mengutip dari situs Bank Indonesia pada hari ini, kurs beli dolar hari ini adalah Rp17.831,40.
Rupiah masih berpeluang untuk mengalami penguatan yang lebih besar.
Nilai Tukar Rupiah di Bank Konvensional:
BCA
e-Rate
Beli: Rp 17.675,00 per dollar AS
Jual: 17.695,00 per dollar AS
TT Counter
Beli: Rp 17.575,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.850,00 per dollar AS
Bank notes
Beli: Rp 17.575,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.850,00 per dollar AS
BNI
Special rates
Beli: Rp 17.665,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.705,00 per dollar AS
TT counter
Beli: Rp 17.620,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.850,00 per dollar AS
Bank notes
Beli: Rp 17.620,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.850,00 per dollar AS
Mandiri
Special rate
Beli: Rp 17.725,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.755,00 per dollar AS
TT Counter
Beli: Rp 17.550,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.850,00 per dollar AS
Bank notes
Beli: Rp 17.550,00 per dollar AS
Jual: Rp 17.850,00 per dollar AS
Faktor yang Mendorong Penguatan Rupiah
1. Kebijakan Suku Bunga Bank Indonesia
Ketika Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan, aset keuangan dalam rupiah menjadi lebih menarik bagi investor.
2. Kekuatan Dolar AS
Dolar AS merupakan mata uang acuan dunia, maka saat dolar menguat secara global, banyak mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
3. Inflasi
Tingkat inflasi yang tinggi dapat mengurangi daya beli masyarakat dan menurunkan kepercayaan investor terhadap suatu mata uang. Inflasi yang terkendali umumnya mendukung stabilitas rupiah.
4. Situasi Politik dan Keamanan
Stabilitas politik dan keamanan memberikan kepastian bagi investor.
5. Kondisi Ekonomi dan Geopolitik Global
Perang, konflik internasional, krisis keuangan, hingga kebijakan bank sentral negara besar seperti Federal Reserve AS dapat memengaruhi pergerakan rupiah melalui sentimen pasar global.
Modal Asing Masuk
Modal asing kembali masuk Kenaikan BI Rate juga meningkatkan daya tarik instrumen keuangan domestik, terutama Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN).
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, mengatakan aliran modal asing menunjukkan perkembangan positif setelah kenaikan suku bunga acuan.
Pada 10 Juni 2026, aliran dana asing pada SRBI nonresiden mencapai Rp 15,11 triliun.
Sehari kemudian, dana asing yang masuk ke SBN tercatat sebesar Rp 3,91 triliun.
Selain itu, penerbitan perdana obligasi internasional Danantara juga berhasil menghimpun dana sebesar Rp 26,9 triliun.
Dengan demikian, total aliran modal asing yang masuk melalui ketiga instrumen tersebut mencapai sekitar Rp 45,92 triliun.
"Perkembangan ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap aset-aset domestik," kata Destry.
Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan investor asing merespons positif penguatan bauran kebijakan BI, termasuk kenaikan BI Rate dan peningkatan imbal hasil instrumen keuangan domestik.
Arus masuk modal asing tersebut turut mendorong penguatan rupiah hingga kembali berada di bawah level Rp 18.000 per dollar AS.
Bank Indonesia (BI) segera membatasi pembelian mata uang dolar AS tanpa dokumen pendukung (underlying) maksimal 25.000 dolar AS per orang per bulan yang akan berlaku pada Juni 2026 guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.
(Tribunnews.com)
Artikel sudha tayang di tribunnews.com
| PILU Pasutri Lansia Terperosok Lubang Proyek Gorong-gorong, Satu Tewas, Edy Sempat Cari Sang Istri |
|
|---|
| Kronologi Guru SD Tewas Ditusuk Siswi SMP Saat Pergoki Mencuri, Pelaku Kabur Bersama Orang Tua |
|
|---|
| VIRAL Maling Kabel di Medan Tantang Polisi Berkelahi, Jual Hasil Curian Rp32 Ribu, Kini Diciduk |
|
|---|
| Purbaya Sebut Anggaran MBG Akan Dihitung Ulang dan Penataan Menyeluruh |
|
|---|
| SOSOK Majikan di Malaysia yang Aniaya ART Asal Indonesia, Tetap Disiksa Meski Sudah Minta Ampun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-rupiah-yang-sedang-dihitung-tangan.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.