Pakpak Bharat
PERCEPATAN Program Makan Bergizi Gratis di Pakpak Bharat: Enam Dapur SPPG Akan Siap Beroperasi
Pakpak Bharat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis.
TRIBUN-MEDAN.COM - Pakpak Bharat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Satgas Percepatan Makan Bergizi Gratis Pakpak Bharat, H. Mutsyuhito Solin, Dr., M.Pd, baru-baru ini melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tiga kecamatan: Sitellu Tali Urang Julu, Tinada, dan Kerajaan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Pakpak Bharat, Boi Haris Siahaan.
Dalam keterangannya, H. Mutsyuhito Solin menyampaikan bahwa hasil koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN, di Jakarta telah menetapkan target operasional enam dapur SPPG di Pakpak Bharat paling lambat akhir Desember 2025.
Tiga dapur yang saat ini sedang dibangun di Sitellu Tali Urang Julu, Tinada, dan Kerajaan diharapkan rampung pada bulan Desember.
Sementara dua dapur lainnya di Siempat Rube dan Sitellu Tali Urang Jehe juga tengah dipersiapkan untuk segera beroperasi.
"Tahun 2026 akan kita lanjutkan pembangunan dapur SPPG di daerah-daerah dan kecamatan terpencil seperti Pagindar, Lae Mbentar, dan Desa Sibongkaras. Skemanya masih kita matangkan, mungkin melalui mitra perorangan, BUMDes, yayasan, dan sebagainya. Namun untuk operasionalnya akan tetap dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional," jelas Wakil Bupati Pakpak Bharat.
Sementara, Koordinator Wilayah BGN Pakpak Bharat, Boi Haris Siahaan, menambahkan bahwa pembangunan dapur SPPG ini merupakan hasil kerja sama antara Badan Gizi Nasional, Kementerian PUPR RI, dan Pemerintah Daerah.
Pemerintah daerah telah menyediakan lahan untuk pembangunan, sementara Kementerian PUPR bertanggung jawab atas konstruksi fisik dapur. Setelah selesai, pengelolaan dapur akan diserahkan kepada Badan Gizi Nasional.
"Ketiga dapur SPPG ini nantinya akan melayani total 6.243 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis di tiga wilayah kecamatan tersebut. Kami berharap operasional dapat dimulai pada awal tahun 2026," ujar Boi Haris.
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa tidak akan ada hambatan berarti dalam pelaksanaan program ini.
"Mudah-mudahan tidak ada kendala, mulai tahun depan sudah kita laksanakan di tiga kecamatan ini," pungkasnya.
Program Makan Bergizi Gratis ini menjadi langkah strategis dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan di wilayah Pakpak Bharat.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra lokal, diharapkan program ini dapat berjalan berkelanjutan dan menjangkau seluruh pelosok daerah.
(*/Tribun-medan.com)
| Bupati Franc Tumanggor Rapat Koordinasi Pendataan Hunian Tetap Korban Bencana Aceh-Sumut-Sumbar |
|
|---|
| Bupati Franc Bernhard Tumanggor Survei Jalan Nasional Pakpak Bharat–Subulussalam |
|
|---|
| Sensus Ekonomi 2026 Dilaksanakan Serentak se-Indonesia pada Mei hingga Agustus |
|
|---|
| Bupati Serahkan Bantuan Program Rehabilitasi Sosial Atensi Kluster Anak dan Perlinsos Tenaga Kerja |
|
|---|
| Bupati Franc Bernhard Tumanggor Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Pakpak Bharat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Pakpak-Bharat-Tinjau-SPPG.jpg)