Pakpak Bharat
Momen Haru dan Lucu saat Penutupan MTQ ke-23 Pakpak Bharat
Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-23 Kabupaten Pakpak Bharat menjadi panggung penuh warna
TRIBUN-MEDAN.COM -Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-23 Kabupaten Pakpak Bharat, Jumat (22/5/2026), menjadi panggung penuh warna, bukan hanya karena lantunan ayat suci yang menggema, tetapi juga karena sebuah momen haru sekaligus mengundang tawa.
Raihan Dary Berutu, peserta cabang Tilawah Remaja Putra dari Kecamatan Salak, tampil sebagai bintang setelah meraih nilai tertinggi dengan skor 96.
Namun yang membuat suasana semakin berkesan adalah ekspresi polos Raihan ketika menerima hadiah utama berupa satu unit sepeda motor dari Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor.
Dengan wajah penuh ketidakpercayaan, ia bertanya lirih, “Ini benaran dibawa pak?” — sebuah kalimat sederhana yang langsung mencairkan suasana Gedung Serba Guna, tempat acara berlangsung.
Momen Raihan yang penuh haru sekaligus lucu itu menjadi simbol kejujuran dan ketulusan generasi muda dalam menggapai prestasi.
Ia tidak hanya membawa pulang sepeda motor, tetapi juga kenangan yang akan selalu mengikutinya.
Dalam ajang MTQ kali ini, Bupati Franc Bernhard Tumanggor memang menyediakan hadiah istimewa, berupa satu unit sepeda motor untuk peserta dengan nilai tertinggi.
Raihan berhasil menjawab tantangan tersebut dengan penampilan gemilang, sehingga berhak membawa pulang hadiah sepeda motor yang menjadi sorotan utama penutupan MTQ.
Selain itu, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe keluar sebagai juara umum dengan total nilai 26, menegaskan dominasi mereka dalam berbagai cabang lomba.
Pesan Bupati Franc untuk Semua Peserta
Dalam sambutannya, Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya MTQ ke-23.
Bupati muda dua periode ini menekankan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Selamat kepada para pemenang, selamat juga kepada yang belum terpilih sebagai juara. Anda semua sudah berusaha maksimal. Terima kasih atas partisipasi semua pihak. Sampai jumpa di MTQ ke-24 tahun depan,” ucapnya.
MTQ ke-23 ini pun ditutup dengan rasa syukur, kebanggaan, dan harapan agar semangat tilawah terus tumbuh di hati anak-anak muda, menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus sumber inspirasi.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: MTQ ke-23 Kabupaten Pakpak Bharat: Ajang Syiar dan Penguatan Moderasi Beragama
Penutupan MTQ ke-23 Pakpak Bharat
MTQ ke-23 Kabupaten Pakpak Bharat
Bupati Franc Bernhard Tumanggor
| MTQ ke-23 Kabupaten Pakpak Bharat: Ajang Syiar dan Penguatan Moderasi Beragama |
|
|---|
| Peresmian Dapur SPPG di Desa Kecupak I, Ini Pesan Wakil Bupati H Mutsyuhito Solin |
|
|---|
| Panen Raya Jagung Kuartal II 2026: Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan Nasional dari Pakpak Bharat |
|
|---|
| Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Tinjau 4 Jembatan Rambingan di Sitellu Tali Urang Jehe |
|
|---|
| Kemeriahan Malam Pesona Budaya SMPN 1 Salak Pakpak Bharat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Hadiah-Motor-di-MTQ-Pakpak-Bharat-23.jpg)