PDI Perjuangan Sumut

Rapidin Serahkan Bantuan Gotong Royong PDIP Sumut dan Dengar Keluhan Pengungsi Longsor Adiankoting

Bau anyir bangkai yang masih mengambang di udara menyambut kedatangan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara.

Tayang:
Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
KOLASE FOTO: Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Drs Rapidin Simbolon MM yang juga anggota Komisi XII DPR RI didampingi Fraksi PDIP DPRD Taput, Rudy Nabababan Ketua DPRD, Jimmy Tambunan, Sabungan Parapat menyerahkan bantuan gotong royong DPD PDIP Sumut kepada para pengungsi longsor di Desa Sibalanga, Adiankoting, Taput, Selasa (2/4/2025). Di belakang tenda pengungsian, tim SAR masih mencari lima warga yang belum ditemukan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, TAPUT-Bau anyir bangkai yang masih mengambang di udara menyambut kedatangan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs Rapidin Simbolon, MM, di Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Selasa (2/4/2025). 

Di balik tenda biru pengungsian, suasana duka masih pekat. Lima warga belum ditemukan, tim SAR terus mengais sisa-sisa rumah yang tertimbun lumpur.

Rapidin, yang juga anggota Komisi XIII DPR RI, memilih turun langsung ke titik bencana. Ia meninjau lokasi longsor yang meratakan rumah warga, lalu mendatangi camp pengungsian di gereja HKBP bersama unsur Partai PDIP Taput antara lain Rudi Nababan (Ketua DPRD Taput, dan Jimmy Tambunan, Sabungan Parapat anggota DPRD Taput Fraksi PDIP, serta sejumlah kader lainnnya.

Di sana ia mendengar keluhan warga tentang kehilangan keluarga, hilangnya harta benda, dan ketidakpastian hari esok.

“Tadi kami lihat sendiri, beberapa rumah hanyut, ada yang rata dengan tanah. TNI–Polri bekerja keras di lapangan. Mudah-mudahan korban yang hilang segera ditemukan dan dimakamkan dengan layak," ucap Rapidin.

Di 3 titik longsor di Adian koting DPD PDI Perjuangan Sumut menyalurkan sebagian dari 15 ton bantuan gotong royong partai. 

Beras, minyak goreng, mi instan, roti, dan perlengkapan bayi dibagikan kepada warga yang masih bertahan di pengungsian.

Sintua Dennis Sitompul, mewakili para pengungsi, menyampaikan rasa terima kasih. “Terima kasih kepada Bapak Rapidin yang datang langsung melihat kami. Bantuan ini sangat menolong. Semoga PDI Perjuangan tetap bersama rakyat kecil,” ujarnya.

Rapidin mengatakan semula fokus bantuan diarahkan ke Sibolga dan Tapanuli Tengah. Namun laporan korban jiwa yang mencapai 21 orang di satu desa membuat pihaknya mengalihkan sebagian bantuan ke Adiankoting.

Ia juga mengajak Ketua DPRD Taput, Rudi Nababan, turun ke lokasi. “Warga Sibalanga saya titipkan kepada Ketua DPRD. Rumah yang sudah rata tanah harus dipikirkan bersama Pemerintah Kabupaten. Ini tidak bisa dibiarkan,” kata Rapidin.

Kepada para korban, Rapidin memberikan penguatan dan semangat. Hingga saat ini warga masih berahan diantara bau  basah dan puing kayu yang berserakan.(Jun-tribun-medan.com).

 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved