Sat Brimob Polda Sumut

Kawal Huntara: Brimob Polda Sumut Dampingi Pemulihan Batang Toru

Pemulihan pascabencana di Kecamatan Batang Toru tak hanya soal membangun kembali rumah warga. Di lapangan, keamanan, kebersihan,

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/IST
Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengawal pembangunan rumah hunian sementara (huntara) di Posko Brimob Hapesong Lama, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (3/2/2026). Selain pengamanan, Brimob terlibat langsung dalam pembersihan lingkungan dan pekerjaan fisik warga sebagai bagian dari pemulihan wilayah pascabencana. 

TRIBUN-MEDAN.COM, TAPANULI SELATAN-Pemulihan pascabencana di Kecamatan Batang Toru tak hanya soal membangun kembali rumah warga. Di lapangan, keamanan, kebersihan, dan kebutuhan dasar berjalan beriringan. Itulah yang dikerjakan personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Selasa (3/2/2026).

Sejak pagi, Brimob mengawal pembangunan rumah hunian sementara (huntara) di Posko Brimob Hapesong Lama, Desa Simatuhir. Di lahan seluas sekitar 0,8 hektare itu, berdiri 29 kopel huntara atau setara 145 pintu. Empat unit komunal telah rampung sepenuhnya, sementara sisanya masih dalam tahap pengerjaan. Area sekitar lokasi dibersihkan agar aktivitas pembangunan berjalan tertib dan aman.

Pengamanan huntara bukan satu-satunya pekerjaan hari itu. Personel Brimob juga turun membersihkan lingkungan Kantor Camat Batang Toru. Sampah dan rumput liar yang sempat menumpuk dibersihkan hingga progres mencapai 90 persen, membuka kembali ruang layanan publik yang lebih layak bagi warga.

Di permukiman, Brimob membantu pekerjaan fisik yang kerap luput dari perhatian: membuat parit di samping rumah warga untuk mencegah genangan air. Pekerjaan di rumah Tony Panggabean telah mencapai sekitar 30 persen dan akan dilanjutkan bertahap. Sementara di Desa Garoga, pengecatan huntara terus berjalan dan kini sudah mencapai 70 persen.

Seluruh kegiatan itu dipimpin Danki 1 Penugasan AKP Antanius Tarigan. Ia menegaskan kehadiran Brimob di Batang Toru bukan sekadar menjaga situasi tetap kondusif, melainkan ikut memastikan pemulihan berjalan nyata.

“Pengamanan kami barengi dengan kerja-kerja sosial. Tujuannya sederhana: masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman, lingkungan tertata, dan pemulihan tidak berjalan setengah-setengah,” kata Antanius.(Jun-tribun-medan.com).

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved