Berita Seleb
Sempat Tak Terima, Richard Lee Mulai Pasrah Hidup di Penjara, Tidur Beralas Matras Tipis
Petugas rutan mengungkapkan, bos produk kecantikan tersebut kini mulai bersikap pasrah dan beradaptasi dengan lingkungan.
TRIBUN-MEDAN.com - Dikenal sebagai salah satu podcaster sukses dan punya bisnis di bidang kecantikan, kehidupan Richard Lee bukan hanya sekedar sederhana.
Tetapi, pria asal Palembang itu diterpa cobaan berat, ia harus menjalani kehidupan dari dalam penjara.
Terhitung sejak Jumat (6/3/2026) malam, pemilik klinik Athena itu ditempatkan dalam penjara.
Keputusan ini merupakan tindak lanjut setelah dirinya ditetapkan tersanka atas laporan Doktif.
Langkah penahanan ini merupakan babak baru dari laporan dokter bernama asli Samira Farahnaz tersebut.
Ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 2 Desember 2024 lalu.
Laporan tersebut terkait dugaan pelanggaran perlindungan konsumen pada sejumlah produk kecantikan di bawah naungan Athena Group.
Setelah melalui serangkaian penyidikan panjang, polisi akhirnya menetapkan Richard Lee sebagai tersangka pada 15 Desember 2025.
Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya melakukan penahanan terhadap tersangka dr. Richard Lee usai menjalani pemeriksaan intensif pada Jumat malam (6/3/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa penahanan ini dilakukan karena Richard Lee dinilai tidak kooperatif selama proses hukum berlangsung.
Richard diketahui beberapa kali mangkir dari jadwal wajib lapor dan pemeriksaan tambahan tanpa alasan yang jelas.
Namun, di saat yang bersamaan, ia justru terlihat aktif melakukan siaran langsung (live) di TikTok untuk mempromosikan produk kecantikannya.
Petugas rutan mengungkapkan, bos produk kecantikan tersebut kini mulai bersikap pasrah dan beradaptasi dengan lingkungan.
Hal ini terjadi usai Richard Lee mendapatkan kunjungan serta dukungan moral dari sang istri, Reni Effendi.
Tak ada perlakuan istimewa bagi sang dokter di dalam rutan.
Richard Lee ditempatkan di sebuah sel kecil berukuran sekitar 10 meter persegi bersama delapan tahanan lainnya.
Selama penahanan, ia hanya tidur beralaskan matras tipis dengan fasilitas standar berupa kipas angin dan sanitasi seadanya.
"Awal-awal memang tidak menerima ditempatkan di sel, tapi sekarang sudah makin menerima keadaan," ujar sumber petugas piket rutan kepada Tribunnews.com, Senin (9/3/2026).
Pihak kepolisian memastikan hak-hak Richard tetap terpenuhi, termasuk menjalankan ibadah sahur dan buka puasa selama bulan Ramadan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Inara Rusli Sinis Disinggung Soal Foto Bareng Pria Ditutup Stiker: Bapak Kau Insanul |
|
|---|
| Disarankan agar Dijual, Uya Kuya Masih Pertahankan Rumah Bekas Penjarahan: Itu Hasil Kerja Saya |
|
|---|
| Pinkan Mambo Minta Cerai Lagi, Tak Terima Arya Khan Bangun Rumah Pakai Uang Endorse |
|
|---|
| Kesalnya Uya Kuya Dituduh Punya 750 Dapur MBG, Suami Astrid: Kenapa Saya Lagi yang Difitnah |
|
|---|
| Inara Rusli Lupa Ustaz yang Nikahkan dan Tanpa Sakti Tapi Tetap Kekeuh Bantah Zina dengan Insanul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Richard-Lee-ditahan-pol.jpg)