Sumut Terkini
Kadis Perkim Sumut Mengundurkan Diri, Diduga Sakit Hati Diusir Bobby Nasution, Kepala BKD Membantah
Menurut Sutan, dalam surat yang ia terima, alasan pengunduran diri itu adalah untuk mengurus keluarganya.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumatera Utara Hasmirizal Lubis mundur dari jabatannya.
Ia mengajukan surat pengunduran diri sejak 14 Oktober 2025 kemarin.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Sutan Tolang Lubis membenarkan pengunduran Hasmirizal dari jabatannya.
Menurut Sutan, dalam surat yang ia terima, alasan pengunduran diri itu adalah untuk mengurus keluarganya.
"Kalau sesuai dengan surat yang kami terima ia (mengundurkan diri dari jabatannya) kalau dari surat itu, alasan beliau ( Hasmirizal) ingin fokus mengurus keluarganya," jelasnya saat dikonfirmasi Tribun Medan, Minggu (19/10/2025).
Baca juga: IDENTITAS 3 Calon Dokter Ikut Bully Kematian Timothy, Kini Diburu Warganet, Kini Disebut Kabur
Baca juga: Tender di Sumut Kini Lewat E-Katalog, Kepala PBJ: Tidak ada Istilah Uang Klik
Baca juga: EMOSI Erin Ancam Polisikan Andre Taulany yang Berkhianat: Biar Kalian Tahu Kelakuannya Sebenarnya
Ditegaskan Sutan, Hasmirizal dalam surat itu hanya mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi jika dilihat dari usia, itu sekaligus mengurus proses penisunnya.
"Secara yang di sampaikan kepada kami sesuai surat pengunduran diri dari jabatannya ya. Cuman kalau ASN, itu pensiunnya 58 (usianya) kecuali yang sedang menjabat eselon II. Ini tentu beliau mengundurkan diri tentu proses pensiun gitu," katanya.
Disinggung isu Hasmirizal mengundurkan diri karena tersingggung dan merasa tidak nyaman setelah diusir gubernur Sumut Bobby Nasution beberapa waktu lalu, Sutan membantah hal itu
"Enggak ada sih (sakit hati di usir pak gub) dalam surat itu beliau hanya menyebutkan untuk mengurus keluarga. Dan enggak ada dengar juga isu itu (sakit hati di usir pak gub)," katanya.
Sejauh ini, kata Sutan sudah ada pengganti sementara Hasmirizal sebagai Kadis Perkim)
"Untuk sekarang, penggantinya Pelaksana tugas (Plt) nya itu Asisten Administrasi Umum pak Suib ya," jelasnya.
Baca juga: Anggota DPRD vs Honorer Disdukcapil Berujung Saling Lapor, Mansyur Bantah Arogan, Ayu Ngaku Dicekik
Baca juga: KEBAIKAN HATI Ayah Timothy, Tak Polisikan 6 Mahasiswa Bully Kematian Anaknya: Kasihan Orangtuanya
Baca juga: Musim Hujan Medan Banjir, Bahrumsyah Soroti Kinerja Dinas Perkim Abaikan Bangunan Liar
Sutan belum bisa memastikan, apakah nanti akan ada pelelangan jabatan untuk Kadis Perkim atau tidak.
"Ya nanti tentu akan dibahas lagi ya (apakah ada pelelangan untuk kadis Perkim)," katanya.
Diketahui beredar isu, Hasmirizal mengundurkan diri dari jabatannya pasca diusir oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution ketika Menteri PKP berkunjung ke Kota Medan beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini Tribun Medan masih berupaya konfirmasi ke Hasmirizal Lubis.
Baca juga: SKANDAL SUAP Proyek Jalan di Sumut Makin Melebar: Elpi Yanti Harahap Disebut Menerima Rp7,272 Miliar
Baca juga: ROY SURYO Meradang Gegara Rektor UGM Sebut Jokowi Alumni Kebanggaan
Sebelumnya, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumut Muhammad Rahmadani Lubis mengundurkan diri dari jabatannya pada 16 Mei 2025 lalu.
“Benar ada surat mundur, per 16 Mei,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Sutan Tolang Lubis pada Selasa (20/5/2025).
Sutan menerangkan, saat ini sudah ada pengganti sementara yang kini menjadi Pelaksana tugas (Plt).
"Plt nya sudah ada saya sendiri sementara ini," ucapnya.
Disinggung apa alasan pengunduran diri kepala BKAD, Sutan menerangkan karena pendidikan.
“Alasannya karena fokus pendidikan," ucapnya.
Selama sekitar 3 bulan Gubernur Sumut Bobby Nasution menjabat, sejumlah pimpinan OPD dicopot, mundur, hingga menjadi tersangka.
Pertama, adalah Kadis Pariwisata Sumut Zumri Sulthony.
Ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Sumut terkait dugaan korupsi dalam penataan situs cagar budaya Benteng Putri Hijau di Kabupaten Deli Serdang.
Kedua, adalah Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus Pane yang juga menjadi tersangka dugaan korupsi.
Ilyas diduga korupsi saat menjabat sebagai Kadisdik Batu Bara senilai Rp 1,8 miliar.
Namun begitu, Ilyas juga mengajukan pensiun dari PNS.
Selain itu, ada pula Kadisperindag ESDM yang dicopot lantaran dugaan mencemarkan nama baik Bobby.
Bobby mengungkapkan alasan penonaktifan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM), Mulyadi Simatupang.
"Kemarin dia (Mulyadi) mengirim percakapan tapi di grup resmi pemerintah, kan gak cocok yaa," ujar Bobby.
Namun Bobby tidak menjelaskan secara gamblang, percakapan yang berujung penonaktifan Mulyadi Simatupang.
Kepala Inspektorat Sulaiman enggan berkomentar banyak soal penonaktifan Mulyadi Simatupang.
Menurut Sulaiman, terkait pemeriksaan terhadap Mulyadi yang melakukan pencemaran nama baik masih proses berjalan.
Sehingga ia tak bisa berkomentar banyak.
"Masih proses," jelasnya saat dikonfirmasi Tribun Medan, Senin (21/4/2025).
Disinggung pencemaran nama baik dilakukan di grup resmi yang ada Gubernur Sumut Bobby Nasution, Sulaiman tak lagi merespon konfirmasi Tribun Medan.
Begitupun untuk hasil pemeriksaan terhadap empat kepala dinas yang dinonaktifkan, Sulaiman tak merespon banyak.
Ia hanya mengatakan, semuanya masih dalam proses pemeriksaan.
"Masih proses (pemeriksaan empat kepala dinas yang dinonaktifkan)," jelasnya.
Terakhir yakni Kadisnaker Sumut Ismael Parenus Sinaga.
Ia dicopot dari jabatannya lantaran terbukti melakukan pelanggaran berat yang diduga terkait penyalahgunaan wewenang per 19 Mei kemarin.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Sutan Tolang Lubis menjelaskan, dari laporan hasil pemeriksaan inspektorat, Kadisnaker Ismael terbukti melakukan pelanggaran berat.
Namun belum ada detail pelanggaran berat yang dilakukan Ismael Parenus Sinaga.
Ismael diberikan hukuman pembebasan tugas selama satu tahun ke depan. Hukuman itu berlaku mulai hari ini.
Selain itu, berdasarkan rekomendasi Inspektorat Pemprov Sumut, Bobby Nasution juga menonaktifkan Kepala BPSDM Sumun Abdul Haris Lubis, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sumut Juliadi Harahap, dan Kepala Biro Otonomi Daerah Setda Sumut Harianto Butarbutar.
Pejabat Eselon II Pemko Medan Ditarik ke Pemprov Sumut
Mengisi kekosongan pascapencopotan dan penonaktifan sejumlah pejabat Eselon II Sumut, Bobby menarik pejabat dari Pemko Medan.
Terbaru lima lagi Pejabat Pemko Medan dikabarkan ditarik Gubenur Bobby Nasution ke Pemprov Sumut.
Kelima pejabat Pemko Medan tersebut ialah:
1. Ali Sipahutar (Sekretaris DPRD),
2. Benny Iskandar (Kepala Bappeda).
3. Yuda P Setiawan (Kepala Dinas Kesehatan),
4. Illyan Chandra Simbolon (Kepala Dinas Ketenagakerjaan),
5. Subhan Fajri Harahap (Kepala BKDPSDM).
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku telah merestui para pejabatnya melanjutkan karier ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk kepentingan Gubernur Bobby Nasution.
Rico mengungkapkan bahwa sejumlah pejabat itu telah meminta izin langsung kepadanya.
"Mereka sudah izin untuk melanjutkan karier kepegawaiannya ke tingkat provinsi. Insyaallah dalam waktu dekat. Memang ada yang sudah izin kepada saya untuk lanjut ke provinsi," kata Rico Waas.
Mutasi tersebut dianggap Rico Waas merupakan hal yang positif, sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah Kota Medan dan Pemprov Sumut.
Rico menilai, pejabat-pejabat yang diminta oleh Gubernur Bobby Nasution sebagai kebutuhan organisasi dan sosok terbaik dari Pemko Medan.
"Intinya harapan kami, mereka adalah orang-orang terbaik. Kalau diangkat ke provinsi, tentu tujuannya untuk memperkuat Sumatera Utara. Saya titip pesan, bantu gubernur sebaik-baiknya. Buat karya terbaik dari anak Medan untuk Sumut," ungkapnya.
Rico bersikap santai menyikapi mutasi jabatan, karena hal wajar bagian dari dinamika birokrasi. Yang utama tujuannya peningkatan kualitas pelayanan publik dan karier.
"Kita berharap kontribusi mereka yang berpindah ke provinsi akan tetap membawa dampak positif bagi pembangunan di kota asal mereka," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, Enam pejabat asal Pemko Medan yang dibawa Gubenur Sumut Bobby Nasution ke Pemprovsu, yakni:
1. Sulaiman Harahap (Kepala Inspektorat),
2. Topan Obaja Putra Ginting (Kadis PUPR),
3. Sutan Tolang Lubis (Kepala Badan Kepegawaian),
4. Alexander Sinulingga (Kepala Dinas Pendidikan).
5. Chusnul Fanany Sitorus sebagai Kepala Biro Umum dan
6. Chandra Dalimunthe sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).
(Cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Warga Keluhkan Jalan Veteran IX Rusak dan Drainase Mati Selama Dua Tahun, Rumah Langganan Banjir |
|
|---|
| Respon Bobby Soal Rico Waas Sudah Lapor Mendagri Pergi ke LN: Tingkat II, Laporannya ke Gubernur |
|
|---|
| Ketua PKK Kabupaten Samosir Nyalakan Semangat Deteksi Dini Kanker Serviks Lewat Lomba IVA Tes |
|
|---|
| Patih Gajahmada Sapi Kurban 1,2 Ton Milik Presiden Dibeli di Binjai untuk Provinsi Sumut |
|
|---|
| Viral di Medsos Soal Dugaan Pungli di Lokasi Wisata, Pemkab Samosir Telah Melaporkannya ke Polres |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Hasmirizal-Lubis-saat-menghadiri-pres-konferensi-di-Kantor.jpg)