Berita Olahraga
Hari Disabilitas Internasional, NPC Sumut Ajak Atlet Tetap Mandiri dan Terus Berkarya
National Paralympic Committee Indonesia Provinsi Sumut turut memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember 2025.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Sumatera Utara turut memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember 2025. Momen ini dimaknai sebagai pengingat pentingnya kemandirian, ruang berkarya, serta penghargaan terhadap kontribusi para penyandang disabilitas, khususnya para atlet paralimpik di Sumut.
Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting, mengatakan bahwa peringatan Hari Disabilitas Internasional menjadi momentum untuk terus mendorong para atlet dan masyarakat penyandang disabilitas agar tetap percaya diri dan aktif berkarya meski memiliki keterbatasan.
“Dengan hari disabilitas nasional ini, saya berharap kita semua bisa terus mandiri dan tetap berkarya. Dengan keterbatasan yang ada, kita harus mampu berprestasi dan melanjutkan cita-cita para pahlawan yang telah mendahului kita,” ujar Alan kepada Tribun Medan, Rabu (3/12/2025).
Alan menyebut prestasi para atlet NPC Sumut selama ini telah menunjukkan bahwa penyandang disabilitas mampu bersaing di berbagai level kompetisi. Catatan prestasi tersebut, kata dia, harus menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk menatap agenda-agenda besar yang sudah menunggu di depan mata.
“Prestasi atlet-atlet NPC Sumut selama ini harus menjadi penyemangat. Ke depan, banyak event yang akan kita ikuti. Dalam waktu dekat ada ASEAN Youth di Dubai dan ASEAN Para Games di Thailand. Ini kesempatan bagi atlet kita untuk semakin berkarya dan berprestasi,” jelasnya.
Pada sebagian wilayah Sumut, peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun ini berlangsung di tengah status bencana banjir.
Namun Alan menegaskan bahwa situasi tersebut tidak mengurangi makna dan semangat peringatan.
“Dengan situasi sekarang, kita harus menyadari status bencana ini. Meski demikian, kita tetap memaknai Hari Disabilitas dengan motivasi yang tinggi,” ujarnya.
Alan juga berharap perhatian pemerintah terhadap atlet disabilitas dan masyarakat penyandang disabilitas di Sumut terus meningkat.
Menurutnya, fasilitas dan akses publik yang ramah disabilitas harus menjadi prioritas agar seluruh masyarakat dapat beraktivitas dengan layak dan setara.
“Kami berharap perhatian pemerintah terhadap atlet disabilitas yang berprestasi dapat lebih dimaksimalkan. Begitu juga kepada teman-teman disabilitas lainnya di Sumut, semoga semakin diperhatikan. Sarana dan prasarana yang ada, terutama yang berkaitan dengan akses disabilitas, harus benar-benar diperhatikan agar mereka bisa beraktivitas dengan baik,” harap Alan.
(cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Stadion Teladan akan Diuji Coba jelang Piala AFF U-19, Gubsu Bobby Ingin Pastikan Kesiapan Venue |
|
|---|
| Festival Wushu Taolu Medan Sukses Digelar, Jadi Wadah Atlet Pemula hingga Penghobi |
|
|---|
| Atlet Renang Sumut, Giony Ruben Siahaan Sabet Emas Kejurnas Akuatik 2026 |
|
|---|
| Marissa Citra Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua IODI Medan 2026/2030 |
|
|---|
| Tamado Simon Sagala Resmi Jadi Pelatih LoL Indonesia Jelang ENC 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Atlet-disabilitas-binaan-NPC-Sumut_.jpg)