Breaking News

Sumut Terkini

Jelang Ramadan, Harga Daging Naik signifikan, Disperindag ESDM Beberkan Alasannya

Menurut Charles, harga bahan pokok terutama daging naik signifikan suatu hal yang lumrah terjadi menjelang Ramadan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN
Pedagang daging saat memotong bagian daging di kios Pusat Pasar Medan. Harga daging naik signifikan jelang Ramadan. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (Kabid PDN) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Provinsi Sumatera Utara Charles TH Situmorang mengatakan, menjelang Ramadan, harga daging ayam dan sapi naik signifikan. 

Menurut Charles, harga bahan pokok terutama daging naik signifikan suatu hal yang lumrah terjadi menjelang Ramadan.

Dikatakannya, kenaikan harga daging tersebut bakal terus meningkat, terutama selama lima hari ke depan.

"Harga Daging ayam kita Rp 34 ribu sudah mndekati batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang Rp 40 ribu per kg. Sementara harga daging sapi murni Rp 130 ribu per kg. Sementara harga HET nya Rp140 ribu per Kg," jelasnya. 

Menurutnya, kenaikan harga daging ini bukan disebabkan adanya Makanan Bergizi Gratis (MBG). Tetapi, permasalahannya ada distrubusi. 

"Dari tahun ke tahun memasuki bulan suci Ramadan, apalagi ada libur 5 hari ini. awal-awal meningkat, namun nanti secara perlahan akan kembali stabil. karena permasalahannya di distribusi, banyak yang libur jadi mempengaruhi distribusinya," ucapnya. 

Untuk itu, katanya meski harga daging naik signifikan, namun sejauh ini harga daging masih cukup relatif stab.

"Kenapa, karena kenaikannya belum sampai harga HET dan HAP. Misal pun ada yang melampaui kita akan melakukan intervensi dengan pedagang," jelasnya.

Untuk itu, dikatakan Charles, pihaknya sudah melakukan beberapa langkah, agar harga bahan pokok tetap stabil menjelang Ramadann.

"Jadi MBG ini tidak ada sanngkut pautnya. Karena memang persediaann bahan pokok di Sumut cukup. Inilah kita akan terus melakukan pemantauan, dan sidak di lapangan," jelasnya.

Ditegaskannya, jika ada pedagang, yang menaikkan harga bapok secara signifikan, maka akan langsung ditindakk tegas.

"Akan ada sanksi berupa surat teguran terlebih dahulu. Kita juga akan sering melakukan pantaun di lapangan ke depannya," ucapnya. 

(Cr5/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved