Sumut Terkini
Warga Tanjungtiram Resah Setiap Ramadan Sering Terjadi Tawuran: Udah Macam Tradisi
Tawuran kembali terjadi di Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjungtiram, Kabupaten Batubara.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, LIMAPULUH - Tawuran kembali terjadi di Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjungtiram, Kabupaten Batubara. Bak tradisi, tawuran ini selalu terjadi setiap bulan suci Ramadan.
Meski belum ada korban jiwa, namun harta dan benda masyarakat di Desa Suka Maju hancur akibat lemparan dan pukulan kayu milik para pelaku tawuran.
Dewi Rahma, salah seorang warga Desa Suka Maju mengaku, tawuran ini seakan-akan menjadi tradisi disetiap bulan curi Ramadan yang melibatkan dua kelompok pemuda antar desa.
"Dua desa ini, Desa suka Maju, dengan pemuda Desa Bogak. Setiap bulan Ramadan ini selalu terjadi. Bahkan banyak anak-anak dibawah umur," kata Dewi, Sabtu (21/2/2026).
Lanjutnya, tawuran selalu terjadi sekitar dini hari hingga menjelang sahur. Dua kelompok pemuda saling lempar batu dan kayu, bahkan ada yang menggunakan senjata tajam.
"Korbannya kami warga sekitar, rumah kami ada yang kacanya pecah. Ini sudah dua hari berturut-turut mereka tawuran, kami sangat resah," katanya.
Senada dengan Dewi, warga lainnya, Juli mengaku para pelaku tawuran tak takut meskipun ada petugas yang melintas.
"Kadang mobil polisi itu didepan berhenti, memang berhenti, habis itu polisinya pergi, mereka tawuran lagi," kata Juli.
Ia pernah mendengar percakapan para pelaku tawuran yang mengaku tidak takut dengan petugas.
"Katanya, kalaupun tertangkap bakal dilepas lagi. Jadi mereka kaya gaada rasa jerahnya," ungkapnya.
Ia berharap, petugas mendirikan pos pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya aksi tawuran antara pemuda.
"Jangan sampai ada korban dulu baru bertindak bapak-bapak. Kalau bisa diantisipasi ya dilakukan," pungkasnya.
Sebelumnya, tribun-medan.com, menerima video rekaman pendek aksi tawuran yang dilakukan oleh dua kelompok pemuda di salah satu gang di Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara.
Terlihat mulai dari batu, kayu, hingga Sajam dibawa oleh para pelaku tawuran untuk menyerang lawannya.
Aksi ini dikeluhkan masyarakat dikarenakan sudah dua malam berturut-turut dilakukan oleh para pemuda, dan mengganggu ketertiban masyarakat.
Polisi diharap bertindak sebelum ada korban jiwa karena aksi yang merugikan orang banyak tersebut.
(cr2/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Sudah Diintai, BNN Sumut Tangkap Suami Istri di Medan Terkait 2 Kg Sabu-sabu dan Happy Water |
|
|---|
| 39 Perlintasan Sebidang Liar di Sumut Rampung Ditutup, Terakhir di Deli Serdang |
|
|---|
| 39 Perlintasan Sebidang Liar Kereta Api di Sumut Rampung Ditutup, Terakhir di Deli Serdang |
|
|---|
| Sidang Korupsi Smartboard Langkat Bergulir, Kadis Kesehatan Sumut Berperan Penting |
|
|---|
| Beredar SE Guru Honorer bakal Dirumahkan Tahun 2027 Mendatang, Ini Kata Kadisdik Sumut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-video-tawuran-di-Tanjung-Tiram-Kabupaten-Batubara_1.jpg)