Warga Medan Berbondong Daftar Mudik Gratis, Ada yang Datang dari Tuntungan  

Meski begitu, petugas Dinas Perhubungan berkali-kali memberi arahan dan membagikan sejumlah brosur yang ada barcode pendaftaran mudik gratis.  

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani
Pendaftaran Mudik Gratis- Sejumlah warga melakukan pendaftaran mudik gratis secara online di depan Kantor Dishub Sumut, Senin (2/3/2026). Hari pertama pendaftaran di buka, puluhan warga berbondong-bondong datangi kantor Dishub Sumut. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Puluhan warga mulai berbondong-bondong mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Sumatera Utara  di Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (2/3/2026). Kedatangan warga ini untuk melakukan pendaftaran mudik gratis.

Pantauan Tribun Medan, puluhan warga hanya berhenti  dan duduk di depan  gerbang Kantor Dishub Sumut sejak pukul 09.00 WIB. Mereka semua terlihat kebingungan. Sebab pendaftaran mudik gratis ternyata tetap dilakukan secara  online.

Meski begitu, petugas Dinas Perhubungan berkali-kali memberi arahan dan membagikan sejumlah brosur yang ada barcode pendaftaran mudik gratis.  

Terlihat warga mulai melakukan scan barcode dan melakukan pendaftaran. Mulai memasukkan Nomor Induk KTP, KK, tujuan mudik dan tanggal keberangkatan. Setelah melakukan pendaftaran, warga terlihat tetap menunggu di Kantor Dishub Sumut.   

Misalnya saja Iman, warga Kecamatan Medan Tuntungan yang sudah menunggu sejak pukul 09.00 WIB.

"Tadi kami kira kayak sistem mudik gratis dari Pemko, menunggu ada tendanya. Ini ternyata pendaftaran online. Harusnya, dibilang dari awal pendaftaran online. Jadi nggak perlu ke kantor Dishub," ucapnya, Senin (2/3/2026).

Baca juga: Hari Ini Dibuka Pendaftaran Mudik Gratis, Ada Medan-Batam, 6 Rute Darat, Laut dan Kereta Api

Iman mengatakan, ia mengetahui informasi adanya mudik gratis dari sosial media. Di mana, dalam informasi itu dilakukan secara manual.

"Karena katanya manual kan, makanya saya ke sini. Ternyata sampai sini sistemnya online. Tapi ya sudah yang penting saya sudah daftar. Mudah-mudahan tetap bisa  mudik gratis," ucap Iman yang akan mudik ke Kota Padang Sidimpuan.

Hal senada juga disampaikan Delsa Hasibuan, warga Kecamatan Medan Baru Kota Medan.

"Tadi saya pikir offline pendaftarannya rupanya online. Tapi sayangnya brosur scan barcode pun minim kali. Jadi bergantian untuk foto scan barcode. Harusnya kan diperbanyak," ucap Delsa yang akan mudik ke Tanjung Balai tersebut.

Meski begitu, kata Delsa, ini bukan kali pertama ia mengikuti kegiatan mudik gratis dari Pemprov Sumut.

"Ini yang ketiga kalinya.  Jadi ya sudah kita ikuti ajalah arahan dari petugas. Tadi disuruh  daftar online, sudah dimasukkan semua KK, KTP, tujuan. Mudah ya. Cuma kalau emang online harusnya bilang aja online. Jangan suruh datang ke kantornya," terangnya.

Menanggapi keluhan warga tersebut,  Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut, Rochany Litiloly mengatakan, alasan warga diminta tetap datang secara offline ke Kantor Dishub Sumut untuk melihat keseriusan warga yang ingin mudik gratis.

Selain itu, katanya, agar petugas Dinas Perhubungan juga bisa langsung mengecek KTP/KK setiap warga yang meminta barcode pendaftaran.

"Karena kita ingin melihat keseriusan warga. Selain itu, kita juga ingin memeriksa satu per satu KTP/KK yang mereka bawa. Sama tujuannya agar kalau ada warga yang kebingungan bisa langsung dibantu petugas," jelasnya saat ditemui di Kantor Dishub Sumut.

Dikatakannya,  warga bisa mengambil tiket mudik gratis setelah dua hari pendaftaran.

"Mau itu mudik dengan menggunakan kapal, kereta api, bus itu semua daftar dari barcode yang ada di brosur itu. Setelah itu, di sana nanti ada tulisan tujuan,  kapan ambil tiket, tanggal keberangkatan  dan pemulangan bagi yang mau kembali ikut pulang mudik gratis," jelasnya.

Rochany berharap, warga yang hendak ikut mudik gratis tetap sabar untuk melakukan pendaftaran mudik gratis tersebut.

"Kita juga berharap yang sudah mendaftar berkomitmen untuk tidak melakukan cancel secara sepihak. Karena jika  pembatalan tidak ada konfirmasi ke pihak Dishub, maka namanya akan di blacklist dari daftar mudik gratis pada tahun-tahun berikutnya," ucapnya.

Diketahui, pendaftaran mudik gratis Pemprov Sumut dilakukan selama 9 hari. Mulai kemarin hingga 9 Maret 2026.

Kuota mudik gratis tahun 2026 mencapai 5.500 kuota meningkat dari kuota yang telah ditetapkan sebelumnya.

Untuk angkutan darat menggunakan bus, ada 6 rute perjalanan yakni dari Medan menuju Gunung Tua, Sosa, Padang Sidimpuan, Panyabungan, Madina dan Salak.

Sementara untuk jalur laut, rutenya Batam - Medan dan Sibolga - Gunungsitoli pun sebaliknya.  Untuk jalur kereta api tujuan Rantau Parapat dan Tanjung Balai.

Untuk jadwal keberangkatan dimulai dari tanggal 17-19 Maret 2026. Sementara untuk jadwal pulang mulai dari 26-28 Maret 2026 mendatang.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved