Sumut Terkini
Perkembangan ODGJ di Simalungun yang Hobi Gali Kuburan, Ini Keterangan Dinas Sosial
Sosok bersangkutan merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang membuat gempar warga Simalungun.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Dinas Sosial Kabupaten Simalungun telah menitipkan Amat Harahap alias AH ke Panti Rehabilitasi Sosial Yayasan Bina Kasih di Perdagangan, Senin (4/5/2026).
Sosok bersangkutan merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang membuat gempar warga Simalungun.
Aksi AH yang melakukan pembongkaran makam di TPU Muslim Jalan Mawar, Nagori Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, membuat resah warga sekitar. Isu liar pun menguak mulai dari tuntutan ilmu hitam hingga hal-hal lain di luar nalar.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Simalungun, Osnidar Marpaung menyampaikan bahwa AH telah dititipkan ke Panti Rehabilitasi Sosial berdasarkan usulan Polsek Gunung Malela dan Camat Siantar akibat aksinya yang membuat gempar.
“Kalau kita lihat, sebenarnya dia ini masih punya keluarga. Jadi keluarganya punya keputusan untuk membina sendiri atau menyerahkannya ke panti rehabilitasi sosial,” kata Osnidar Marpaung, Selasa (5/4/2026).
AH sendiri merupakan warga Jalan Teratai Huta IV, Nagori Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar. Kediamannya masih dalam satu kawasan dengan TPU yang ia gali pada Sabtu (2/5/2026) malam.
Dinas Sosial saat ini belum merujuk tahapan asessment medis maupun psikologis terhadap AH terkait latar belakangnya menggali makam warga tersebut. Pihaknya mengaku kewenangan itu ada pada keluarga AH dan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.
“Belum ada ke tahapan itu. Karena belum ada komunikasi keluarga. Dan di Dinas Sosial belum punya kemampuan untuk asessment medis dan psikologis ya. Harus kita serahkan dulu ke Dinas Kesehatan atau RSJ untuk melihat kejiwaannya,” kata Osnidar.
Aksi AH sendiri sempat membuat warga penuh khawatir lantaran sempat membongkar jasad tersebut Almarhum Muhammad Yatim, pria berusia 84 tahun yang telah dimakamkan pada Maret 2026 lalu. Ia diduga membongkar makam itu pada Sabtu (2/5/2025) malam.
Tak berhenti di situ, ia diduga hendak melakukan aksi serupa pada makam yang lain pada Senin (4/5/2026) lalu.
(alj/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Oknum Ketua OKP di Langkat Divonis Bebas Hakim PN Stabat Kasus Dugaan Penganiayaan |
|
|---|
| Pj Sekda Sumut Ingatkan ASN yang Terlibat Judol dan Pinjol akan Dikenakan Sanksi Disiplin |
|
|---|
| Gegara Tuntutan Ekonomi Warga di Binjai Meninggal Dunia di Kamboja, Harap Bantuan Gubsu dan Presiden |
|
|---|
| Asahan Menjadi Satu dari Tiga Kabupaten/Kota Anti Korupsi se Indonesia |
|
|---|
| DAFTAR 6 Kajari Baru Dilantik oleh Kajati Sumut Muhibuddin, Edmond Purba Resmi Jabat Kajari Karo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sosok-AH-yang-sempat-diberi-makan-polisi-usai-kedapatan.jpg)