Sumut Terkini
Emak-emak di Asahan Blokade Jalan, Tuntut Pemerintah Segera Perbaikan Akses Jalan
Pemblokiran jalan ini dilakukan akibat tak kunjung diperbaikinya akses jalan Provinsi yang sudah sejak 1992 pertama kali dibangun.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN- Puluhan emak-emak dan warga Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan melakukan aksi unjukrasa dengan memblokir akses jalan.
Pemblokiran jalan ini dilakukan akibat tak kunjung diperbaikinya akses jalan Provinsi yang sudah sejak 1992 pertama kali dibangun.
Lebih dari 20 tahun, masyarakat merasakan sulitnya akses jalan dan kerap memakan korban akibat lebarnya lubang jalan di sepanjang jalan Besar Sei Silau Timur.
Lebih dari dua jam, masyarakat melakukan pemblokiran jalan sehingga mengakibatkan akses truk perkebunan terhenti.
Masyarakat berharap, kedatangan Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin di lokasi agar memperjelas soap pembangunan jalan tersebut.
Setelah Bupati Asahan turun ke lapangan, masyarakat akhirnya membuka akses jalan.
"Dalam pembangunan satu ruas jalan bahwasanya dibangun dalam satu tahun. Tentunya pemerintah Kabupaten Asahan telah mengajukan ke Provinsi Sumatera Utara," kata Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, Kamis (7/5/2026).
Katanya, Jalan Besar Sei Silau Timur merupakan tempat pemukiman serta tempat masyarakat berusaha dengan cara berjualan.
Sehingga, akses jalan tersebut adalah akses yang strategis untuk menghubungkan Asahan dengan Simalungun.
"Kalau dilihat, memang tonasenya cukup tinggi. Sehingga melebihi jalan ini. Jalan Kabupaten ini ada klas III dan IIB. Pasti tetap kami akan usulkan jalan ini ditahun 2027," kata Taufik.
Ia memohon doa dan kesabaran masyarakat agar jalan ini dapat segera dibangun dan terealisasi terkait adanya pembangunan jalan di Kecamatan Buntu Pane.
"Warga sering melintas jalan ini, pastinya kami akan prioritaskan akses jalan ini untuk masyarakat. Mohon doa dan dukungan," pungkasnya.
(cr2/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| PPPK Paruh Waktu di Deli Serdang Kembali Gelisah karena Mau Dijadikan Satpol PP |
|
|---|
| Isu Ramayana di Siantar Tutup, Ini Penjelasan Kadis Perizinan |
|
|---|
| Sidang Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Kota Binjai Janggal, Penyidik tak Gunakan Hasil Audit BPK |
|
|---|
| Kejatisu Periksa 17 Orang Kasus Korupsi Pembangunan Tol Medan-Binjai Rp 1 Triliun |
|
|---|
| Pj Sekda Sebut Sumut Masih Masa Transisi Darurat Menuju Pemulihan Bencana Hingga Juni Mendatang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Masyarakat-yang-didominasi-emak-emak-menutup.jpg)