PSMS Medan

PSMS Medan U-19 Targetkan Sapu Bersih Dua Laga Sisa di EPA Championship

Tim PSMS Medan U-19 menargetkan sapu bersih dua pertandingan sisa di Elite Pro Academy (EPA) Championship musim 2025/2026.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PSMS MEDAN - Pemain PSMS Medan U-19 mencoba melewati adangan pemain Persipura Jayapura U-19 di Lapangan Garudayaksa Football Academy, beberapa waktu lalu. PSMS Medan U-19 target sapu bersih dua sisa laga di EPA Championship 2025/2026. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Tim PSMS Medan U-19 menargetkan sapu bersih dua pertandingan sisa di Elite Pro Academy (EPA) Championship musim 2025/2026, guna menutup kompetisi dengan hasil maksimal. 

Hingga pekan ke-enam, tim berjuluk Ayam Kinantan junior itu tak kunjung meraih kemenangan. PSMS Medan U-19 berada di dasar klasemen Grup C dengan perolehan dua poin, hasil dua imbang dan empat kekalahan. 

Dengan hasil itu, PSMS Medan U-19 sudah dipastikan gagal lolos ke babak berikutnya, meskipun masih memiliki dua laga sisa. 

PSMS Medan dijadwalkan akan menghadapi Persekat Tegal U-19 di Lapangan Garudayaksa Football Academy, pada Kamis (30/4/2026) mendatang. Kemudian, Aditya dan kawan-kawan akan menghadapi Kendal Tornado FC U-19 di lapangan yang sama, pada Minggu (3/5). 

Jika dua laga ini bisa dimaksimalkan dengan baik, PSMS Medan U-19 akan mendapatkan tambahan enam poin. Hasil itu belum cukup untuk mengejar Persipura Jayapura U-19 yang berada diperingkat kedua dengan 16 poin, maupun Kendal Tornado FC dipuncak klasemen dengan 17 poin. 

Pelatih caretaker PSMS Medan U-19, Aji Riduan Mas Alex mengatakan, bahwa persiapan timnya cukup baik untuk menghadapi laga berikutnya di EPA Championship 2025/2026. 

Selain melakukan persiapan, kata Aji, pihaknya juga memberikan suntikan motivasi kepada pemainnya, guna menenangkan sisa pertandingan yang ada. 

"Persiapan kita bagus. Insya Allah saya sudah menanamkan kepada anak-anak bahwa di dua pertandingan ini harus bisa dimenangkan, jangan sampai kalah lagi," ujar Aji Riduan kepada Tribun Medan, Senin (27/4/2026). 

Namun, upaya untuk menyapu bersih sisa laga tersebut tidaklah mulus. Ayam Kinantan Junior kini dihadapkan dengan ujian berat, setelah tiga pemain intinya mengalami cedera. Tiga pemain itu yakni, Alif, Satria dan Fahri. 

Aji mengaku, belum bisa memastikan ketiga pemain tersebut bisa diturunkan pada pertandingan berikutnya. Hanya saja, pihaknya mengaku masih optimistis dan akan bekerja keras, guna memulihkan kondisi pemainnya. 

"Jadi saya sekarang lagi berpikir juga untuk melakukan rotasi pemain. Tapi Insya Allah semoga bisa nanti  (main), masih ada dua hari lagi. Kita akan rawat mereka," tegasnya. 

Lebih lanjut, Aji juga mengatakan, tahapan evaluasi sudah dilakukan sebagai modal menghadapi laga berikutnya. Ia menilai, hilangnya fokus menjadi salah satu penyebab PSMS Medan selalu meraih hasil tren buruk. 

"Saya melihat anak-anak itu konsentrasinya selalu inkonsisten. Jadi siapapun yang main 2 x 45 menit harus tetap konsisten dengan tugas mereka masing-masing karena," ungkapnya. 

Aji berharap seluruh pemainnya bisa memberikan penampilan terbaiknya pada sisa pertandingan yang ada, guna menutup kompetisi dengan hasil maksimal. 

"Kemarin saya sudah minta kepada semua pemain harus memiliki niat untuk memenangkan pertandingan. Mudah-mudahan kita ini bisa memaksimalkan pertandingan," pungkasnya. 

(Cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved