PSMS Medan
Tim Dibubarkan, Pemain dan Pelatih PSMS Medan Pulang Kampung Mulai Hari ini
Setelah pembubaran tim, pemain dan staf pelatih PSMS Medan dipastikan langsung pulang ke kampung halamannya masing-masing.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Setelah pembubaran tim, pemain dan staf pelatih PSMS Medan dipastikan langsung pulang ke kampung halamannya masing-masing.
Hal tersebut dibenarkan Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, usai pembubaran tim yang berlangsung di Mess Atlet Disporasu, Senin (4/5/2026).
Ia memastikan bahwa beberapa hari ini seluruh pemain dan pelatih sudah pulang ke kampung halamannya masing-masing.
"Ya, hari ini sebagian sudah pulang ke kampung halamannya masing-masing, dan mungkin sebagian lagi besok," ujar Fendi.
Sepanjang kompetisi musim ini beberapa pemain PSMS Medan mendapatkan tempat tinggal di mess atlet Disporasu. Namun, khusus untuk pemain asing dan staf pelatih, mendapatkan fasilitas di apartemen.
Selama menikmati fasilitas mess atlet milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, manajemen PSMS Medan tetap profesional dengan membayar restribusi sesuai peraturan daerah (Perda) terkait retribusi/sewa aset.
Seperti diketahui, Manajemen PSMS Medan resmi membubarkan tim setelah menuntaskan seluruh rangkaian kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh, sekaligus langkah awal dalam menyusun kekuatan baru menghadapi musim berikutnya.
Amatan Tribun Medan, suasana haru dan penuh keakraban mewarnai momen pembubaran tim yang berlangsung di Mess Atlet Disporasu, Senin (4/5/2026) siang.
Para pemain, pelatih, dan ofisial berkumpul dalam satu kesempatan sederhana sebagai penutup perjalanan panjang yang telah mereka lalui bersama pada kompetisi kasta kedua Liga Indonesia musim ini.
Kegiatan yang digelar secara internal tersebut berlangsung hangat. Saling bersalaman, berpelukan, hingga sesi foto bersama menjadi pemandangan yang tak terpisahkan. Beberapa pemain bahkan tampak menahan haru saat mengenang kebersamaan selama satu musim.
Di momen penuh keakraban tersebut, beberapa pemain dan staf pelatih tampak tidak hadir. Salah satunya pelatih kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, yang harus absen dalam acara perpisahan itu.
Ketidakhadiran Eko disebabkan ia harus pulang lebih awal ke kampung halamannya setelah menerima kabar duka atas wafatnya sang ayah.
Selain itu, pembubaran ini juga dihadiri langsung oleh Presiden PSMS Medan Fendi Jonathan dan Manajer Riris Sufadli.
Di momen itu, Fendi juga memberikan sepatah-dua kata perpisahan kepada seluruh pemain, pelatih dan ofisial yang sudah berjuang.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| PSMS Medan Bubarkan Tim, Sebagai Momen Evaluasi Diri Setelah Mengarungi Kompetisi Musim Ini |
|
|---|
| Suasana Haru dan Keakraban Warnai Pembubaran Tim PSMS Medan Musim Ini |
|
|---|
| PSMS Medan Siapkan Langkah Menatap Kompetisi Musim Depan, Pastikan Beberapa Pemain Tetap Bertahan |
|
|---|
| BESOK, PSMS Medan Resmi Bubarkan Tim Untuk Sementara |
|
|---|
| PSMS Medan Masih Superior atas Persiraja Banda Aceh Musim ini setelah Imbang 1-1 di Dimurthala |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Foto-bersama-tim-PSMS-Medan-usai-pembubaran-di-Mess-Atlet.jpg)