TRIBUN WIKI

Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 yang Bisa Ditiru

Ada 18 tahapan dalam susunan upcara Hari Lahir Pancasila 2026 yang disampaikan oleh BPIP sebagai panduan.

Tayang:
Editor: Array A Argus
Pinterest/paul dawir
UPACARA BENDERA- Ilustrasi upacara jelang pengibaran bendera merah putih pada momen 17 Agustus 2024. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Di tahun ini, 1 Juni 2026 kebetulan jatuh pada hari Senin.

Oleh pemerintah, Hari Lahir Pancasila 2026 ditetapkan sebagai tanggal merah dan libur nasional.

Walau begitu, beberapa istansi di Kota Medan nantinya diperkirakan akan melangsungkan upacara.

Baca juga: Tanggal 1 Juni 2026 Hari Apa? Intip Jadwal Libur Nasional dan Sejarah Hari Lahir Pancasila

Upacara bisa dilaksanakan di lapangan terbuka, maupun di kantor instansi masing-masing.

Agar kegiatan upacara berjalan lancar, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberi panduan susunan upacara Hari Lahir Pancasila.

Untuk susunan upacara Hari Lahir Pancasila 2026, sedikitnya ada 18 poin yang dijabarkan.

Dari 18 poin ini, kami bisa menjadikannya contoh atau dasar pelaksanaan kegiatan upacara Hari Lahir Pancasila.

Baca juga: Upacara Hari Lahir Pancasila, Wakapolres Sibolga Ajak Personel Amalkan Nilai Luhur Pancasila

LOGO BARU-  Gambar logo Hari Lahir Pancasila 2026 dengan latar belakang putih.
LOGO BARU- Gambar logo Hari Lahir Pancasila 2026 dengan latar belakang putih. (Instagram BPIP)

Susunan Upcara Hari Lahir Pancasila dari BPIP

Berikut susunan acara Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 berdasarkan pedoman resmi BPIP:

  1. Persiapan upacara
  2. Pasukan upacara memasuki tempat upacara
  3. Komandan Upacara memasuki tempat upacara  
  4. Inspektur Upacara memasuki tempat upacara
  5. Penghormatan Pasukan
  6. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara
  7. Pengibaran Sang Merah Putih
  8. Mengheningkan cipta
  9. Pembacaan teks Pancasila
  10. Pembacaan Pembukaan UUD NRI Tahun 1945
  11. Amanat Inspektur Upacara
  12. Pembacaan doa
  13. Andhika Bhayangkari
  14. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara
  15. Penghormatan Pasukan
  16. Inspektur Upacara meninggalkan tempat upacara
  17. Laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara
  18. Upacara selesai

Baca juga: Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Wakapolres Langkat: Momen Merefleksikan Nilai-nilai Luhur

Dalam amanat resmi BPIP, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momen refleksi agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam setiap sendi kehidupan bangsa. 

Tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” juga menegaskan posisi Indonesia sebagai bangsa besar yang menjunjung persatuan, kemanusiaan, dan perdamaian dunia.

Wakil Bupati Toba Pimpin Upacara Bendera Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Toba
Wakil Bupati Toba Pimpin Upacara Bendera Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Toba (Tribun Medan/HO)

Logo Resmi Hari Lahir Pancasila 2026

Logo resmi Hari Lahir Pancasila 2026 menggunakan Garuda Pancasila sebagai elemen utama.

Penggunaan Garuda Pancasila dipilih karena merupakan representasi visual paling utuh dari identitas bangsa Indonesia.

Melansir akun Instagram @bpipri, Garuda bukan hanya lambang negara, tetapi juga penegas pesan persatuan dalam keberagaman yang tercermin dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Baca juga: 30 Link Twibbon Hari Lahir Pancasila 2024, Ada Beragam Design Menarik dan Unik

Makna Logo Garuda Pancasila

Penggunaan Garuda Pancasila sebagai logo resmi Hari Lahir Pancasila 2026 memiliki sejumlah makna penting, yaitu:

1. Simbol Persatuan dalam Keberagaman

Garuda Pancasila menjadi simbol yang merepresentasikan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kehadirannya menegaskan bahwa keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa merupakan kekuatan yang menyatukan bangsa Indonesia.

2. Representasi Jati Diri Bangsa

Logo Garuda Pancasila dianggap sebagai representasi visual paling utuh dari identitas nasional Indonesia. Simbol ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

3. Menjaga Kesakralan Lambang Negara

Penggunaan Garuda Pancasila sebagai logo resmi bertujuan menjaga kesakralan dan kehormatan lambang negara sebagai simbol yang telah melekat dalam kehidupan bangsa Indonesia.

4. Menghindari Politisasi Makna

Pemilihan Garuda Pancasila juga dimaksudkan untuk menghindari berbagai penafsiran yang dapat menggeser makna dasar peringatan Hari Lahir Pancasila. Dengan menggunakan lambang negara, pesan yang disampaikan tetap fokus pada nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.

5. Memperkuat Memori Kolektif Bangsa

Garuda Pancasila menjadi simbol yang mampu memperkuat ingatan bersama masyarakat terhadap sejarah, nilai, dan cita-cita bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved