TRIBUN WIKI
Profil Lengkap Nanik S Deyang, Wartawati Timses Prabowo Jadi Kepala BGN
Nanik Sudaryati Deyang, wartawati senior ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,- Presiden RI, Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Posisi Kepala BGN diserahkan pada Nanik Sudaryati Deyang, atau yang lebih dikenal sebagai Nanik S Deyang.
Nanik S Deyang ini merupakan wartawati senior dan politikus Indonesia.
Baca juga: Profil Dimas Wicaksono, Jebolan Klub Junior PS Pelindo Pencetak Dua Gol Piala AFF U-19 di Sumut
Ia sempat menjadi tim sukses Prabowo di tahun 2019, ketika sang Danjen Kopassus maju bersama Sandiaga Uno.
Dalam dunia politik, kariernya belum begitu lama.
Namun, dengan jabatan Kepala BGN ini, Nanik S Deyang mulai menapaki karier politik yang makin luas dan menantang.
“Selamat bekerja kepada pimpinan BGN yang baru. Insyaa Allah akan membawa program MBG makin berkualitas dan bermafaat untuk seluruh penerima manfaat,” kata Dadan Hindayana, setelah dicopot oleh Prabowo.
Lantas, seperti apa profil Nanik S Deyang ini?
Baca juga: Profil vokaliz_netizen, Akun TikTok Pencipta Lagu Viral MBG Kini Punya 153.4K Followers
Profil Nanik S Deyang
Nanik Sudaryati Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968.
Tahun ini, usianya 58 tahun.
Adapun latar belakang pendidikannya, Nanik S Deyang meraih gelar sarjana (S1) di bidang Biologi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan melanjutkan pendidikan magister (S2) di bidang Kehutanan dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Baca juga: Profil Callum Turner, Aktor Berkebangsaan Inggris Suami Dua Lipa
Dalam dunia jurnalistik, Nanik S Deyang mulai menapaki karier sebagai jurnalis di Tabloid Bangkit yang berada di bawah Kompas Gramedia Group.
Pengalaman di media cetak ini menjadi fondasi kuat sebelum ia bergerak ke posisi manajemen di berbagai penerbitan.
Pada 2014, Nanik menjabat sebagai Pemimpin Umum Majalah Femme, sebuah majalah wanita terkemuka di Indonesia.
Ia kemudian naik jabatan menjadi Direktur Utama Tabloid Info Kecantikan, dimana ia mengelola operasional dan strategi penerbitan.
Baca juga: Profil Singkat Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Ricko Taruna Mauruh, Banyak Pengalaman Tugas di Sumut
Selain itu, ia juga menjabat sebagai komisaris di beberapa media lain, termasuk Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic.
Pengalaman panjang di industri media ini membekali ia dengan kemampuan komunikasi yang kuat dan pemahaman mendalam tentang isu-isu publik.
Peran dalam Politik dan Pemerintahan
Transisi Nanik dari jurnalis ke politikus dimulai pada 2019 ketika ia ditunjuk sebagai Wakil Ketua Badan Kemenangan Nasional tim pemenangan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.
Setelah kemenangan Prabowo dalam Pilpres 2024, Nanik mendapat amanah baru sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BPTASKIN) pada periode 2024–2025.
Baca juga: Profil Yasinta Moiwend, Tokoh dalam Film Pesta Babi, Ini Film Full dan Link Resminya
Dalam peran ini, ia terlibat langsung dalam program strategis pemerintah untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia.
Pada Juni 2025, Nanik ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), salah satu BUMN terbesar di Indonesia.
Posisi ini menandai perluasan peranannya ke sektor energi dan ekonomi nasional.
Menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
Pada 17 September 2025, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Nanik sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), sekaligus memberhentikan ia dari BPTASKIN.
Baca juga: Profil AKP Bonar Adiguna Hutapea, Perwira yang Akhirnya Dipecat, Langsung Dibawa ke Mabes Polri
Pengangkatan ini terjadi dalam konteks program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang digalakkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah.
Namun, periode kepengurusannya di BGN tidak lepas dari tantangan.
Pada September 2025, terjadi kasus keracunan makan bergizi gratis yang menimpa 6.452 anak sekolah di berbagai daerah Indonesia, menurut data JPPI.
Dalam konferensi pers, Nanik menangis saat meminta maaf atas nama BGN dan seluruh SPPG di Indonesia, dan menyatakan bahwa 40 dapur MBG ditutup sementara untuk investigasi.
Baca juga: Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Pernah Diperiksa KPK, Gajinya Ratusan Juta Hartanya Rp 72 M
Diangkat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
Pada Juni 2026, tepat satu tahun setelah pelantikannya sebagai wakil kepala, Nanik ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana.
Pergantian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia secara lebih efektif.
Sebagai Kepala BGN, Nanik bertanggung jawab atas pelaksanaan program-program strategis pemerintah di bidang gizi, termasuk program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas nasional.
Baca juga: Profil Brigjen TNI Purn Teddy Hernayadi, Pati TNI yang Divonis Hukuman Seumur Hidup
Ia juga menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Pratama pada 2025 sebagai apresiasi atas kontribusinya terhadap negara.
Peran Sosial dan Yayasan
Di luar tanggung jawab formalnya, Nanik aktif dalam kegiatan sosial sebagai Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang didirikan oleh Prabowo Subianto.
Yayasan ini berfokus pada pemberdayaan anak-anak, perempuan, dan masyarakat miskin, yang sejalan dengan misinya di BGN.
Baca juga: Profil Luke Thomas Warga Asing yang Dipercaya Jabat Dirut BUMN DSI, Anggota DPR Terkejut
(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Nanik-S-Deyang-Kepala-BGN-anak-buah-Prabowo.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.