Jembatan Garoga

VIRAL JEMBATAN GAROGA Diganti Usai 2 Bocah Nyeberang Bergelantungan❗

Kondisi jembatan penyeberangan warga pascabanjir bandang menerjang dua desa di Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (28/11/2025).

TRIBUN-MEDAN.COM, GAROGA - Beginilah kondisi jembatan penyeberangan warga pascabanjir bandang menerjang dua desa di Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (28/11/2025).

Jembatan penyeberangan Garoga ini menjadi akses utama warga menuju Desa Anggoli, Tapanuli Tengah (Tapteng).

Dari amatan Tribun-medan.com, jembatan penyeberangan Anggoli terbuat dari tiga tumpukan kayu besar. 

Para warga yang menyeberang dianjurkan hati-hati, sebab kayu bisa sangat licin. Selain itu, warga juga diperintahkan membuka sandal.

Ini bisa dilihat dari air sungai yang membasahi kayu sebagai pijakan warga saat menyeberang.

"Jembatan penyeberangan ini baru dibuat sekitar dua jam lalu. Hanya sementara," ujar seorang TNI di lokasi.

Di lokasi jembatan penyeberangan, para wara antre lalu dipandu petugas di pangkal jembatan

Sebagian warga ada yang membawa barang bawaan, seperti koper hingga sembako. 

Petugas mengatakan, jembatan penyeberangan ini akan dibongkar sore hari.

Alasannya karena dikhawatirkan menjadi bahaya saat air dari sungai kembali meluap.

"Sudah begitu, untuk menghindari warga yang nekat juga. Apalagi kalau sudah malam hari, gelap takut ada yang jatuh. Itu yang kami hindari," ucapnya.

Sebelumnya viral di media sosial, aksi dua bocah perempuan melewati Sungai Garoga dengan cara bergelantungan pada kabel listrik.

Video viral itu memperlihatkan dua perempuan yang menyeberang, tubuh keduanya diikat erat.

Ada tali tambang yang diikatkan ke kabel listrik, untuk mempermudah penyeberangan.

"Iya, itu memang sempat dibuat. Kemarin. Sekitar tiga jam saja. Sekarang penyeberangan diganti dengan kayu," ucapnya.

(ase/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved