Berita Medan

Polisi Kembali Gerebek Kampung Narkoba Jermal Medan, 41 Orang Diamankan

Jermal kembali membara, puluhan orang diamankan Polrestabes dari kawasan "Kartel".

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Tria Rizki

Jermal Kembali Membara, Puluhan Orang Diamankan Polrestabes Dari Kawasan "Kartel"

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kawasan yang dikenal rawan peredaran narkotika dan perjudian di wilayah Jermal, tepatnya di Jalan Keramat Indah Gang Kasih, dan Jalan Keramat Indah Ujung Gang Perjuangan, Percut Sei Tuan, kembali membara, Rabu (14/1/2026) malam tadi. Cahaya kobaran api hasil barak yang dibakar menembus gelapnya malam, membelah kedinginan menyelimuti warga yang bersiap beristirahat. 

Meskipun pekan lalu Polrestabes Medan sudah melakukan bersih-bersih di kawasan yang terkenal dengan sebutan "Kartel" ini, namun pada malam tadi Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak kembali memimpin pasukan ke sana. Dalam penggrebekan malam tadi, Polrestabes Medan turut melibatkan personel gabungan dari lintas sektoral untuk kembali masuk ke sana. 

Dalam operasi tersebut, petugas gabungan mengamankan 41 orang yang diduga masuk menjadi bagian dari pelaku penyalahgunaan narkotika. Tak hanya itu, tim juga kembali merobohkan serta membakar barak-barak yang diduga menjadi pusat peredaran narkoba.

Diungkapkan Calvijn, hingga malam tadi terhitung sudah delapan kali kawasan "Kartel" peredaran narkotika dan perjudian itu dibersihkan. Dirinya menjelaskan, pada malam tadi puluhan orang berhasil diamankan untuk selanjutnya dilakukan tindakan penyelidikan lanjutan. 

"Malam tadi kita kembali datang ke wilayah Jermal. Kali ini kita ada dua sasaran, satu di Jermal 15 dan di Keramat Ujung. Hasilnya ada 41 orang yang kita amankan," ujar Calvijn, Kamis (15/1/2026).

Dalam arahannya, Karo Ops Polda Sumut menekankan agar pelaksanaan operasi berjalan humanis dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan agar penggunaan senjata api dilakukan sesuai perintah pimpinan serta mengutamakan keselamatan personel.

Dalam penggrebekan malam tadi, dirinya kembali menyoroti masih ditemukannya barak-barak narkoba yang kembali dibangun, meskipun pada penindakan sebelumnya lokasi tersebut telah diratakan. Menurutnya, pembangunan barak tidak mungkin terjadi secara tiba-tiba dan akan didalami bersama masyarakat setempat.

"Hingga kedelapan kali, masih ditemukan barak-barak padahal minggu lalu sudah rata. Ke depan kami akan kembali menggali informasi dari masyarakat, terkait bagaimana proses membangun barak-barak ini," katanya. 

Lebih lanjut, dirinya menegaskan seluruh orang yang diamankan masih berstatus terduga dan akan didalami keterkaitannya dengan jaringan narkoba di kawasan Jermal. Ia memastikan Polrestabes Medan bersama Polda Sumatera Utara, BNN, TNI, dan unsur Forkopimda tidak akan memberi ruang bagi sindikat narkoba dan perjudian.

(mns/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved