Medan Terkini

Sepeda Motor Driver Ojol Hilang Digondol Pria tak Dikenal, Nekat Lompati Pagar

Kronologi sepeda motor driver ojol hilang dicuri saat menunggu pesanan makanan di Medan Selayang.

Tayang:
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Tria Rizki

Sepeda Motor Milik Ojol Cari Nafkah Hilang Digondol Pria tak Dikenal Lompati Pagar


TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang pria tak dikenal berhasil menggasak sepeda motor milik seorang driver ojek online.

Peristiwa insiden nahas ini terjadi saat korban sedang menunggu orderan di Warung Soto dan SOP Nanda di Jalan Bunga Asoka, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, tak jauh dari simpang empat lampu merah Ringroad dan Jalan Kenanga Raya. Rabu (14/1/2026) sekira pukul 15:00 WIB. 

Menurut korban, Dodi Irawan (34) mengatakan bahwa kejadian pencurian sepeda motor Honda Beat BK 4073 ALF miliknya berawal pada saat ia duduk menunggu orderan di soto Nada ditempat biasa ia mangkal. 

"Biasanya, sore istirahat di soto Nanda sambil menunggu orderan karena memang sudah biasa disini, kadang parkir di depan kadang disamping," ucap Dodi saat ditemui awak media, Kamis (15/1/2026). 

Ia mengungkap, bahwa semalam di depan warung ada mobil parkir, sehingga ia memarkirkan kendaraannya di samping warung.

Namun saat itu, korban mendapatkan orderan dan hendak mengantarkan orderan tersebut, korban melihat sepeda motor miliknya sudah tidak ada di parkiran.

"Sepeda motor saya parkir di samping, nah pada saat saya dapat orderan dan hendak mengantarkan orderan tersebut saya terkejut, sepeda motor saya sudah nggak ada," ujarnya. 

Warga Gang Mushola Awwaludin, ini menjelaskan setelah melihat sepeda motor milik hilangnya, ia pun segera mengecek rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) milik warung soto itu.

Berdasarkan dari rekaman CCTV, terlihat seorang pria berbaju hitam dengan topi merah melompat dari pagar samping dan mengambil sepeda motor miliknya hanya dalam hitungan detik.

"Kalau dari CCTV si pelaku ini nampak lompat dari pagar langsung mengambilnya sepeda motorku, si pelaku pakai baju hitam dan pakai topi," lanjutnya.

Atas kejadian tersebut, korban pun sudah berusaha mendatangi Polsek Sunggal untuk membuat laporan, namun laporan itu belum bisa dibuat karena kendala administrasi.

"Saya semalam udah ke Polsek Sunggal namun disuruh melengkapi surat-surat karena masih dalam proses kredit. Tiga bulan lagi lunas bang keretaku. Aku udah datang ke Leasing FIF namun masih tutup dan baru buka pada hari Sabtu, makanya laporan masih terkendala," ungkapnya.

Korban meminta agar polisi intens melakukan patroli baik pagi, siang maupun malam lantaran sudah banyak korban pencurian kendaraan bermotor yang tejadi.

Sedangkan rekan seprofesi korban, bernama Agung menambah bahwa ia merasa sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa Dodi.

"Iya prihatin dan kasihan bang, padahal baru beberapa bulan kemarin dia baru saja meninggal ayahnya, ini hilang pula lagi sepeda motornya yang ia gunakan sehari-hari untuk mencari nafkah. Makanya semalam datang ibunya ke sini sambil nangis-nangis karena sepeda motor itu lah harapan mereka untuk mencari nafkah," ujar Agung. 

Sementara itu, Kapolsek Sunggal Kompol Bambang Gunanti Hutabarat saat dikonfirmasi Tribun Medan, mengatakan bahwa korban harus melengkapi berkasnya, setelah selesai korban langsung membuat laporan kepolisian di Polsek Sunggal.

"Kalau udah lengkap surat kendaraannya, korban datang buat laporannya, biar kami tindak lanjuti," pungkasnya.

(Cr9/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved