Lebaran 2026

Arus Balik Mudik Meningkat, Gerbang Tol Amplas Mulai Dipadati Kendaraan

Gerbang tol Amplas mulai dipadati kendaraan arus balik mudik. Mobil pribadi terlihat mengantre untuk membayar tagihan tol di gerbang.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Tria Rizki

Lebaran ke 4, Gerbang Tol Amplas Mulai Dipadati Kendaraan Arus Balik Mudik 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Memasuki lebaran ke 4, gerbang tol Amplas mulai mengalami peningkatan arus balik pemudik, Selasa (24/3/2026).

Pantauan di lokasi sore ini, mobil pribadi terlihat mengantre untuk membayar tagihan tol di gerbang.

Meski demikian, tidak terjadi kemacetan karena petugas tol disiagakan di setiap gerbang membantu masyarakat menempel kartu berisikan elektronik tol.

Kendaraan yang keluar maupun masuk dari tol Amplas didominasi mobil pribadi, disusul bus pariwisata atau antar lintas Provinsi.

Ahmad Fikri, Senior Manager Representatif Office 1/ Belmera mengatakan, puncak arus balik lebaran 2026 diperkirakan akan terjadi malam ini.

Sehingga sejak siang tadi mulai terjadi peningkatan perlahan-lahan.

"Kami perkirakan, untuk kondisi puncaknya hari ini sehingga kami standby, bersiaga mengantisipasi lonjakan lalu lintas,"kata Ahmad Fikri, Senior Manager Representatif Office 1/ Belmera, Selasa (24/3/2025).

Fikri menyebut, puncak arus balik lebaran mulai terjadi sejak Minggu 22 Maret kemarin.

Berdasarkan data yang tercatat, kemarin sebanyak 25 ribu kendaraan melintas di tol Amplas.

Ia menerangkan, jumlah ini meningkat 33 persen dari lalu lintas biasanya.

"kemarin lalu lintas cukup tinggi yaitu sebanyak 25.000 kendaraan melintas. Yang mana, angka tersebut 33 persen diatas kondisi normal."

Untuk puncak arus mudik, lanjut Fikri, berlangsung sejak H-10 lebaran sampai H-2 lebaran.

Namun, untuk total kendaraan yang keluar masuk sebelum hingga sesudah lebaran sebanyak 258.804.

"Untuk puncak arus mudik kemarin kami terjadi pada tanggal 17 Maret atau H-4, dimana angkanya sebesar 25 persen kenaikannya dari kondisi normal di tol Amplas."

Selama lebaran, Jasa Marga menyiapkan beberapa skema mengantisipasi kemacetan di tol yang dikelola.

Pertama, mereka menyiagakan 8 karyawan di gerbang tol untuk membantu pengendara melakukan tap kartu toll elektronik.

Setiap pengendara tak perlu lagi melakukan tap mandiri karena sudah ada petugas yang membantu.

Hal ini dilakukan mengantisipasi kesalahan tap, yang biasa mengakibatkan kemacetan.

"Beberapa hal yang kamu lakukan untuk mengantisipasi kenaikan lalu lintas periode lebaran, diantaranya kami menambahkan 8 personel yang ditugaskan untuk membantu mempercepat transaksi atau tapping uang elektronik pengendara,"ungkapnya.

Selanjutnya, mereka juga menyiapkan petugas untuk mengatur lalu lintas apabila ada pengendara kehabisan saldo.

Kemudian, mereka juga menyiapkan perangkat mobile rider.

Perangkat mobile rider ini dibawa oleh petugas toll untuk melakukan jemput bola ke pengendara, apabila kondisi lalu lintas macet.

Selanjutnya, pihak toll menyiagakan ambulans, dan mobil derek untuk antisipasi kendaraan mogok atau kecelakaan.

"Kami juga menambah Mobile rider untuk mempercepat transaksi. Kemudian kami menyiapkan ambulans dan mobil derek apabila terjadi gangguan dapat segera dieksekusi dengan cepat."

(Cr25/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved