Polisi Sisir Simpang Keuramat

Aparat Polres Lhokseumawe, Kamis (23/2) sekitar pukul 15.00 WIB menyisir Kecamatan Simpang Keuramat

Tayang:
TRIBUN-MEDAN.com, LHOKSEUMAWE - Aparat Polres Lhokseumawe, Kamis (23/2) sekitar pukul 15.00 WIB menyisir Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara untuk memburu pelaku penyekapan Adi Joko dan istrinya Asmawati, penjaga sawit milik Muslim di Desa Km VIII, kecamatan setempat. Dari 14 pelaku yang terlibat penyekapan dan pencurian sawit, Minggu (19/2), enam di antaranya sudah ditangkap Rabu (22/2) sore. Sedangkan delapan pelaku lainnya masih buron.

Amatan Serambi, kemarin, personel intel dan Reskrim sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan senjata lengkap bersiap-siap turun ke kawasan Simpang Keuramat. Namun, hingga pukul 16.00 WIB kemarin, polisi belum menemukan delapan pelaku tersebut.

“Enam tersangka yang sudah ditangkap kita amankan di Polres untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan sementara terhadap tersangka, yang terlibat kasus itu bukan enam orang, tapi 14 orang. Karena itu, kita terus buru yang delapan orang lagi,” ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso melalui Kasat reskrim AKP Galih Indra Giri kepada Serambi, kemarin.

AKP Galih mengimbau kedelapan orang itu segera menyerahkan diri ke polisi. “Jika tidak, kami akan tindak tegas mereka dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku jika tertangkap,” katanya.

Seperti diberitakan kemarin, Tim Reskrim Polres Lhokseumawe bersama Polsek Simpang Keuramat, Rabu (22/2) sore meringkus komplotan bersebo yang menyekap penjaga sawit dan mencuri kelapa sawit milik Muslim (47) di Desa Km VIII, Simpang Keuramat tiga malam lalu. Enam dari 14 anggota komplotan itu ditangkap pada waktu berbeda di Dusun Simpang Jambe, desa setempat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved