Polri Sebar Brimob
Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan mengatakan, Mabes Polri akan mem-backup pengamanan pilkada di Aceh, 9 April mendatang.
TRIBUN-MEDAN.com, BANDA ACEH - Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan mengatakan, Mabes Polri akan mem-backup pengamanan pilkada di Aceh, 9 April mendatang. Untuk itu akan didatangkan 750 personel, terbanyak dari Brigade Mobil (Brimob). Mereka akan disebar ke wilayah tertentu di Aceh melalui Medan, Sumatera Utara.
“Kita terima di Medan dan akan kita sebar dari sana. Sebab, ini menyangkut efisiensi biaya,” kata Kapolda Iskandar Hasan dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah (Rakorpimda) Pilkada Aceh, Kamis (23/2) di Gedung Serbaguna Setda Aceh.
Rakorpimda yang dipimpin Pj Gubernur Aceh Tarmizi A Karim itu juga dihadiri Dirjen Otda Depdagri, Sesmenko Polkhukam, Pangdam Iskandar Muda, Kajati, Pimpinan DPRA, KIP Aceh, Panwas, dan para bupati seluruh Aceh.
Menurut Kapolda, Brimob yang dikirim dari luar Aceh untuk mengamankan pilkada itu akan disebar ke wilayah-wilayah yang membutuhkan.
“Di wilayah mana saja nanti penempatannya, akan kita lihat kembali. Yang jelas, mereka tidak dibawa ke Banda Aceh lebih dulu, karena itu akan memakan biaya besar. Lagi pula nanti mereka akan disebar ke berbagai daerah di Aceh,” jelas Kapolda. Menurut rencana, pasukan Brimob dari Mabes Polri yang berjumlah 750 orang itu akan disambut oleh Kapolda pada 17 Maret di Medan.
Rencananya nanti sejumlah personel akan ditempatkan di sejumlah lokasi, seperti pengamanan kantor penyelenggara pemilihan, pengamanan pengangkutan logistik, kampanye, hingga pengamanan di sekitar lokasi pemungutan suara.
Kapolda menambahkan, dilihat dari jumlah peristiwa kejahatan dalam dua tahun terakhir di Aceh, memang ada kenaikan 8,9 persen. Tahun 2010 terjadi 10.363 kasus, tahun 2011 terjadi 11.224 kasus. Namun demikian, untuk pengamanan pilkada, baik kepada penyelenggaranya (KIP), panwas, para kandidat, dan masyarakat, Polda Aceh bersama jajarannya dan TNI terus meningkatkan upaya pengamaman.
Salah satunya tindakan konkretnya, ungkap Kapolda, telah dilakukan apel bersama antara polisi, TNI, dan kelompok pengamaman swadaya masyarakat dengan mengusung tema pengamanan Pilkada Aceh yang damai, tanpa kekerasan atau intimidasi, serta teror.