Laporan Wartawan Tribun Medan / Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 19 line Wi Fi di Dewan Perwakilan Rakyat DPRD Sumatera Utara, tidak bisa digunakan. Hal ini sangat membuat resah para Jurnalis yang sehari-harinya meliput di DPRD Sumatera Utara.  Pasalnya, Wi Fi yang berada di Wakil Rakyat ini sudah sekitar 6 bulan tidak aktif.

Seperti yang dikatakan salah seorang wartawan, Puji Santoso yang sehari-hari meliput aktivitas para wakil rakyat. Dia mengatakan, jaringan Wi Fi ini sangat membantu para wartawan yang meliput seluruh kegiatan dan laporan masyarakat di DPRD Sumut. Namun, karena Wi Fi tidak pernah aktip, sekitar puluhan wartawan di DPRD Sumut kelabakan dalam membuat dan mengirim berita.

Sementara itu, wartawan yang lainnya, Ahmad Zulfikar Sagala atau yang akrab di sapa Afik ini mengatakan, pihaknya sebagai wartawan tidak banyak meminta kepada DPRD Sumut, namun pihaknya hanya mengharapkan layanan dan fasilitas Wi Fi yang ada di PresRoom.

"Karena hanya tempat ini yang sangat dibutuhkan oleh para wartawan karena selain tempat istirahat, juga tempat untuk membuat berita dan mengirimnya ke redaksi," ujarnya, Senin (3/9/2012). Masih dikatakan Afik, semua fasilitas yang ada di gedung ini dianggarkan di APBD. Jadi, sangat tidak masuk akal saat fasilitas Wi Fi di sini tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

"Wi Fi ini sangat dibutuhkan wartawan yang sehari-harinya bekerja di DPRD Sumut ini. Kalau seandainya kami harus membayar biaya, kami bersedia," kata Afik.

Sementara itu, menurut informasi di lapangan, fasilitas Wi Fi di rumah rakyat ini tidak pernah dimanfaatkan oleh anggota dewan. Kemungkinan atas dasar itulah Wi Fi di gedung ini tidak pernah diaktifkan.

Terpisah, Sekretaris Dewan DPRD Sumatera Utara, Randiman Taringan tidak bisa dihubungi Tribun Medan saat hendak dikonfirmasi karena ponselnya tidak aktif.

(akb/tribun-medan.com)