Safri Beharap Perkuat PSMS Medan

Alumni striker sepakbola Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau

Tayang:
Editor: Muhammad Tazli

Laporan wartawan Tribun Medan/Mauliana Noor

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Alumni striker sepakbola Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau Safri Koto bercita-cita dapat memperkuat PSMS Medan di musim kompetisi depan. Keinginannya ini lebih pada tim berjuluk Ayam Kinantan adalah milik masyarakat Kota Medan.

"Yang membuat saya ingin memperkuat PSMS yaitu karena saya anak Medan kedua orang tua saya juga senang kalau saya merumput memperkuat PSMS," ujarnya saat berbincang dengan Tribun,belum lama ini. Safri yang pernah memperkuat Bintang Jaya di Divisi III tersebut hingga kini masih menunggu apakah PSMS segera membuka seleksi untuk pemain-pemain muda.

Lebih lanjut Safri mengungkapkan, keiningan untuk memperkuat PSMS juga karena ingin membuat PSMS lebih baik. " Saya ingin mengubah PSMS untuk lebih baik, perubahan pada sepakbola Medan. Dan membawa PSMS ke level tertinggi lagi," ujar yang tampil gembilang saat berlaga di PON Riau.

Dukungan orang tua, lanjut pria kelahiran Medan 3 September 1990 ini juga sangat besar. " Orang tua saya malah ingin saya memakai kaos PSMS, ya saya saat ini hanya menunggu informasi dari  pelatih, kalau ada seleksi saya akan daftar," imbuh dia seraya mengatakan berharap PSMS Medan lebih baik, khususnya dalam kelancaran gaji pemain. " Mudah-mudahan pembayaran gajinya lancar, kalau memang nanti tersendat ya ikut arus ajalah," jelasnya.

Untuk mengisi waktu usai menjalani laga PON, kata Safri, ia hanya menunggu di rumah. " Ya sekalian isi-isi waktu dengan melakukan olahraga rutin," katanya. Olahraga yang dilakuan yaitu seputar jogging dan bermain bola dengan teman di lingkungan rumah.

"Tujuannya adalah untuk menjaga stamina dan kebugaran tubuh ini sangat penting soalnya kalau ada seleksi nggak loyo," pungkasnya.Penampioan Safri di perhelatan PON Sumut cukup diperhitungkan. Berduet denga Zulkifli Lubis membawa tim PON meraih juara runner up setelah kalah tipis dengan Kaltim dengan skor 0-1.

Pelatih Sepakbola PON Sumut Rudi Saari mengungkapkan, Safri merupakan satu dari pemain yang memiliki kwalitas. " Dia punya skill individu yang bagus," ujarnya. Meski begitu, ada beberapa catatan yang harus diperbaiki Safri, Rudi menyebutkan kekurangan Safri terletak pada kurang beraninya dan kurang tenang. " Mungkin karena masih muda, tapi harus diperbaiki. Selain itu masalah dalam finishing touch yang masih tidak sempurna," pungkasnya. (aya/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved