Ketika Kelompok Penyihir di AS pun Beraksi untuk Lengserkan Donald Trump, Lihat yang Mereka Lakukan

Tepat tengah malam, para pengikut berbagai aliran sihir di Amerika Serikat (AS) mengirim "guna-guna" kepada Donald Trump.

AFP PHOTO
Antonio Vazquez, pria asal Meksiko yang dikenal sebagai Penyihir Terhebat, mengguna-guna Donald Trump dengan memakai foto Presiden Amerika Serikat itu. (AFP PHOTO) 

TRIBUN-MEDAN.com - Tepat tengah malam, saat jarum jam menunjuk angka 12, Jumat (25/2/2017) waktu setempat, para pengikut berbagai aliran sihir di Amerika Serikat (AS) mengirim "guna-guna" kepada Donald Trump.

Tujuannya, agar dia lengser dari jabatan Presiden AS.

Baca: #JokowiPakaiHeliKW Bikin Ramai, Netizen Bandingkan Jokowi dengan Raja Arab

Baca: Ini Identitas Korban dan Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut Bus Solaris Jaya

Baca: Tewas usai Bus Masuk Jurang, Postingan Terakhir Guru SD nan Cantik Bikin Air Mata Menitik

Ria Resbara. (KOLASE)
Ria Resbara. (KOLASE) (KOLASE)

Sebuah kelompok di Facebook yang mengikuti ritual sihir itu telah menarik 10.500 'like', dan memunculkan tagar #magicresistance yang artinya perlawanan sihir.

Penulis Michael Hughes, yang menyebut dirinya sebagai "pemikir magis", merilis guna-guna melalui jejaring internet.

Hughes mengaku telah melihat berbagai "guna-guna" serupa yang dilakoni beragam aliran kelompok penyihir.

Pada salah satu aksi "santet", dia menggunakan lilin besar berwarna jingga, foto Trump, dan kartu tarot bergambar menara.

Para pengikut aliran sihir kemudian diminta mengukir nama presiden pada lilin menggunakan jarum, membaca mantera, dan membakar foto Trump dalam nyala lilin tersebut.

'Kamu Dipecat!'

Kata-kata dalam mantera berisi permohonan kepada dewa aliran sihir Wicca untuk mengikat Donald J Trump sehingga karya-karyanya yang dianggap keji, gagal total.

Selain itu, mereka juga memohon agar Trump tidak memecah kesatuan, menghancurkan kebebasan warga, atau mengisi pikiran warga dengan kebencian, kebingungan, ketakutan, atau keputusasaan.

Selain Trump, para pendukung Trump turut dikirimi guna-guna agar "lidah yang jahat" dibungkam.

Alih-alih menutup mantera dengan kalimat "maka, jadilah!" seperti biasanya sebuah mantera, Hughes malah menyarankan agar para penyihir membakar foto Trump seraya mengucapkan "kamu dipecat!".

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved