Sedihnya, Sebelum Bunuh Diri Gadis Ini Curhat soal Hubungan Asmaranya Tidak Direstui Orangtua
Sahabat Sulfiani, Suriani (21), bercerita, malam sebelum meninggal, Jumat (3/3/2017), Sulfiani curhat soal keluarganya tidak merestui hubungannya.
TRIBUN-MEDAN.COM, BELAWA - Warga Kelurahan Malakke, Kecamatan Belawa, Wajo, Sulfiani (22), dikabarkan meninggal bunuh diri akibat asmaranya tak direstui keluarganya.
Sahabat Sulfiani, Suriani (21), bercerita, malam sebelum meninggal, Jumat (3/3/2017), Sulfiani curhat soal keluarganya tidak merestui hubungannya dengan pacarnya, Tahir (24).
Baca: Waduh, Melawan Arus Lalu Lintas, Pria Ini Nekat Tinju Dada lalu Tampar Polwan saat Ditegur
Baca: Sungguh Pilu, Sepulang Umrah Suami Dapati Istri dengan Pria Lain tanpa Celana Dalam di Kasur
"Dia curhat kalau Semua orang tidak mengizinkan hubungannya dengan Tahir," ujar Suriani sambil memperlihatkan percakapannya melalui BBM dengan Sulfiani, Senin (6/3/2017).
Baca: Khusus Hari Jumat, Barber Shop Langganan Pejabat Ini Gratiskan Anak Panti
Baca: NEWS VIDEO: Komisi B DPRD Binjai Tegur Pemilik Toko Roti Royyan dan Majestik
Baca: 160 Istri di Desa Ini Ajukan Cerai Bersamaan, Alasannya Mengejutkan
Selain itu, kata Suriani, kakak Sulfiani yang bernama Anti, ingin menjodohkan Sulfiani dengan lelaki lain.
"Malam sebelum meninggal, dia juga bercerita di BBM katanya mau dijodohkan dengan lelaki pilihan kakaknya, karena kalau dengan lelaki pilihan kakaknya itu, kehidupannya akan baik. Tapi Sulfiani tidak menerima pinangan tersebut karena tidak ingin menyakiti pacarnya, Tahir," ungkap Suriani.
Suriani pun mengatakan, Sulfiani dilarikan ke Puskesmas Belawa setelah menenggak racun.
"Saat Sulfiani diangkat masuk ke mobil untuk dibawa ke Puskesmas, saya kebetulan berada didekat rumahnya, di tukang jahit. Saya bertanya 'Sulfi kenapa?', seorang kerabat yang tidak saya kenal, menjawab 'minumki racun'," ungkap Suriani.