Pilkada Serentak
Tatkala Ridwan Kamil Bicara Soal Persaingannya dengan Dedi Mulyadi
Ridwan Kamil mengungkapkan dirinya dan Dedi punya peluang sama untuk menduduki kursi Gubernur Jawa Barat.
TRIBUN-MEDAN.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengomentari soal peluangnya bertarung dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang.
Ridwan Kamil mengungkapkan dirinya dan Dedi punya peluang sama untuk menduduki kursi Gubernur Jawa Barat.
Baca: Pernah Disebut Merebut Suami Orang Pakai Ilmu Pelet, Begini Potret Artis Ini Sekarang
Baca: Stress, Bella Luna Tak Bisa Penuhi Panggilan Polisi
Baca: Nikita WIilly Pamer Foto Di Kolam Renang, Netizen: Kok Jadi Gede?
"Pak Dedi orang baik saya hormat, saya mengerjakan apa yang saya kerjakan, keduanya selesai masa tugasnya, terus kursi gubernur kosong, jadi ini mah kayak kompetisi weh," ujar Ridwan saat berkunjung ke Kabupaten Purwakarta, Jumat (7/4/2017) malam.
Emil, sapaan akrabnya, menilai persaingan Pilkada Jawa barat 2018 menjadi risiko yang harus dihadapi dalam kompetisi yang diprediksi diramaikan banyak kontestan.
Baca: Biasa Pamer Berlian Mahal, Tiba-tiba Tiara Dewi Tenteng Tas Pasar, Netter : Ikut-ikut Bule
Baca: Kenapa Ruhut Sitompul Rela Kehilangan Jabatan dan Uang Miliaran Rupiah, Benarkah demi Ahok?
Baca: Alamak, Gadis 17 Tahun Ini Jadikan Temannya Korban Begal hingga Usus Terburai, Kok Tega?
Baca: Alamak, Gadis 17 Tahun Ini Jadikan Temannya Korban Begal hingga Usus Terburai, Kok Tega?
"Dalam kompetisi itu, masalah bersaing itu mah risiko situasi. Tiap yang mau maju dan jumlahnya tidak satu ya lahir kompetisi," kata dia.
"Yang penting mari berkompetisi dengan cara yang santun dan baik, menjual gagasan bukan menjual caci maki," ucap Emil melanjutkan.
Disinggung soal langkah politiknya yang menjalin komunikasi dengan Ketua DPP Partai Golkar Setya Novanto, Emil mengatakan pertemuan itu tak bisa dibilang eksklusif.
Sebab, komunikasi serupa ia jalin dengan partai lainnya.
"Komunikasi dengan Golkar juga sama saja, jangan menyebut eksklusif. Sama yang saya lakukan ke PKB, Demokrat, dan lain-lain, saya hanya ingin menceritakan misi saya," ujarnya.
Kompas.com/Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani