TribunMedan/

Demam Bunga Ahok-Djarot di Siantar, Warga: Di Sini Belum Apa-apa, di Balige Lebih Banyak

Karangan bunga berjejer di pinggir jalan raya, seperti di Jalan Merdeka, persis di seberang jalan depan Balai Kota dan gedung BRI Pematangsiantar.

Demam Bunga Ahok-Djarot di Siantar, Warga: Di Sini Belum Apa-apa, di Balige Lebih Banyak
KOMPAS.com/TIGOR MUNTHE
Karangan bunga berisikan dukungan terhadap Ahok-Djarot di Kota Pematangsiantar, Kamis 94/5/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com - Sejumlah ruas jalan di Kota Pematangsiantar dihiasi karangan bunga yang berisikan pesan dukungan terhadap Ahok-Djarot yang merupakan calon Gubernur DKI Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Karangan bunga tampak berjejer di pinggir jalan raya, seperti di Jalan Merdeka, persis di seberang jalan depan Balai Kota dan gedung BRI Pematangsiantar.

Selain itu, tampak juga di Jalan Sudirman tak jauh dari markas Polres Pematangsiantar, sejumlah karangan bunga berdiri dengan ragam ungkapan.

Kemudian ada juga di Jalan Gereja, dekat tugu dan taman Adipura yang tak jauh dari rumah dinas Walikota Pematangsiantar, Jalan MH Sitorus.

Tampak dua karangan bunga ukuran besar, salah satu milik Yogis Lin Studio memuat pesan, " Bang Ahok-Djarot. Percayalah bahwa di tepi awan gelap selalu ada cahaya putih terang. Ahok untuk Indonesiaku, Jayalah Bangsaku".

Salah seorang pengendara sepeda motor yang sedang membawa barang di jok belakang sepeda motornya, sebentar berhenti melihat karangan bunga. Dia sekilas tak setuju dengan pajangan karangan bunga itu.

"Untuk apa lah ini. Itu kan di Jakarta," katanya kemudian berlalu. 

Pendapat berbeda disampaikan warga Pematangsiantar, Piliaman Simarmata. Dia menyebut, karangan bunga itu merupakan ungkapan perasaan setiap orang dan itu tidak ada salahnya.

"Tidak mengapa itu. Itu kan ungkapan perasaan dan pikiran setiap orang. Yang di sini belum apa-apa, di Balige, Kabupaten Tobasa lebih banyak," katanya saat ditemui di Jalan Gereja, Pematangsiantar.

(Kontributor Pematangsiantar, Tigor Munthe)

Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help