Heboh Medsos

Gak Nyangka, Oknum TNI Pemukul Polisi Ternyata Punya Rekam Jejak Beginian

Oknum TNI berpangkat Sersan Dua (Serda) ini menjalani masa sekolah dari SD hingga SMA di Sorek, Inhu.

TRIBUNPEKANBARU/THEO RIZKY/TWITTER/KOLASE TRIBUNWOW.COM
Dandrem 031/WB Pekanbaru Perlihatkan Oknum TNI Pemukul Polantas - tni-pukul-polisi_20170811_120836.jpg TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY Dandrem 031/WB Brigjen TNI Abdul Karim merlihatkan oknum TNI, Serda WS, pelaku pemukulan terhadap Bripda Yoga Vernando (Ba Sat Lantas Polresta Pku) di ruang tahanan Detasemen Polisi Militer 1/3 Pekanbaru, Jumat (11/8/2017). Dandrem mengatakan bahwa Serda WS sudah beberapa tahun terakhir ini mengalami depresi. (TRIBUNPEKANBARU/THEO RIZKY/TWITTER/KOLASE TRIBUNWOW.COM) 

TRIBUN-MEDAN.com - Komandan Korem (Danrem) 031/Wirabima Brigjen TNI Abdul Karim membeberkan perjalanan karir oknum TNI berinisial WS yang menempeleng Bripda Yoga Vernando, personil Satlantas Polresta Pekanbaru, Kamis (10/8/2017) sore kemarin.

Bertempat di Markas Denpom 1/3 TNI AD Pekanbaru, saat gelaran konferensi pers, Jumat (11/8/2017) pagi, Danrem mengatakan, oknum TNI berpangkat Sersan Dua (Serda) ini menjalani masa sekolah dari SD hingga SMA di Sorek, Inhu.

Ia tinggal bersama kedua orangtuanya di sana.

Usai tamat sekolah, anak ketiga dari lima bersaudara ini mendaftar masuk TNI pada 2010.

Baca: Alamak, Guru Pria Ini Kaget Diajak Begituan oleh Siswinya via Whatsapp, Lihat yang Dilakukannya

Baca: Gareth Bale Harus Segera Dipulangkan dari Real Madrid bila Hotspurs Ingin Juarai Liga Inggris

Baca: Luncurkan Album Terbaru, Ayu Ting Ting Alami Kejadian Memalukan di Panggung

WS mengikuti pendidikan militer di Aceh.

Usai tamat dari pendidikan militernya pada 2011, WS pun ditempatkan di Batalyon 121 Macan Kumbang di Galang, Deli Serdang.

Oknum TNI yang lakukan pemukulan terhadap polisi.
Oknum TNI yang lakukan pemukulan terhadap polisi. (KOLASE/TRIBUNMEDAN.COM/INSTAGRAM/TRIBUNWOW.COM)

Pada tahun 2012 -2013, WS sempat ikut tugas operasi di daerah Papua.

Pulang dari sana, sekitar tahun 2014, WS mengalami sakit.

Baca: Pemain Sayap Manchester City Tilik Perjalanan Kariernya bak Film, Kenapa?

Pada April 2015, WS juga melakukan pelanggaran berupa Tidak Hadir Tanpa Izin (THTI).

Selanjutnya, terkait penyakitnya, WS menjalani pemeriksaan di rumah Sakit Putri Hijau.

"Dari hasil pemeriksaan ternyata ada gejala depresi," jelas Danrem.

Halaman
1234
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved