Menyasar Novel Baswedan Disiram Air Keras, Irwansyah: Itu Hukum Karma, Tuhan Kabulkan Doa Saya

Kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel merupakan hukum karma atas perbuatan kecilnya terhadap ia dan kawan-kawannya.

TRIBUNNEWS.COM/VINCENTIUS JYESTHA
Irwansyah (tengah) bersama para korban lain dan kuasa hukumnya, saat menggelar jumpa pers di Restoran Batik Kuring, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (22/8/2017). (TRIBUNNEWS.COM/VINCENTIUS JYESTHA) 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus dugaan penyiksaan yang dilakukan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan terhadap para pencuri sarang burung walet pada 2004 silam, kembali diungkit.

Hal ini diungkit kembali oleh para korban penyiksaan itu, yakni Irwansyah Siregar, Doni, Rusliansyah, dan Dedi Nuryadi, serta kuasa hukum korban, Yuliswan.

Irwansyah mengaku, kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel merupakan hukum karma atas perbuatan kecilnya terhadap ia dan kawan-kawannya.

Baca: Yeyen Lidya Apungkan Permintaan agar Indonesia Legawa Memaafkan Malaysia

"Iya, (itu) hukum karma. Saya berdoa, kepada siapa lagi saya harus mengadu kalau bukan kepada Tuhan. Dikabulkan Tuhan doa saya," ujar Irwansyah di Restoran Batik Kuring, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (22/8/2017).

Irwansyah yang tampak emosional, tak henti-hentinya mengeluarkan umpatan dan amarahnya terhadap Novel, yang kala itu masih menjabat Kasat Reskrim Polres Bengkulu.

Menurutnya, Novel adalah orang jahat.

Contohnya, ia salah tangkap orang namun tidak mengakui kejahatannya, yang akhirnya berimbas pada hukum karma, yakni penyiraman air keras.

Baca: Berpose di Kapal Pesiar dengan Tulisan Princess, Benarkah Syahrini Punya Kapal Pesiar?

Pria yang mengenakan jaket hitam itu mengaku heran dengan penganiayaan dan betapa kejam perlakuan dari Novel dan penyidik lainnya.

"Bayangkan, kami ditidurkan berenam, digilas sama motor dengan papan di atas kami, sampai kemaluan kami disetrum," ungkap Irwansyah.

Ia mempertanyakan mengapa kemaluannya disetrum, padahal kesalahannya adalah mencuri dan bukannya memperkosa anak orang.

Baca: Benarkah Keguguran Indadari Mindrayanti Terjadi usai Ditalak Cerai Caisar YKS?

"Apa hubungannya kemaluan dengan pencurian? Kecuali kami memperkosa. Itulah kebiadaban Novel Baswedan," katanya dengan nada tinggi.

Novel Baswedan diduga melakukan penganiayaan dan penembakan terhadap para pelaku pencurian sarang burung walet, 2004 silam.

Halaman
1234
Sumber: Warta kota
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved