TribunMedan/

Jemaah Haji

Suhu Panas di Arafah pada Puncak Ibadah Haji, Begini Instruksi dari Menteri Agama

Puncak pelaksanaan ibadah haji jatuh pada hari ini, Kamis (31/8/2017). Jutaan jemaah calon haji dari berbagai belahan dunia melakukan wukuf di Arafah

Suhu Panas di Arafah pada Puncak Ibadah Haji, Begini Instruksi dari Menteri Agama
AP PHOTO / MOSA'AB ELSHAMY
Ribuan umat Islam shalat berjamaah di Masjid Namira, Padang Arafah, dekat kota suci Mekah, Saudi Arabia, 23 September 2015. Umat Islam berkumpul di Padang Arafah pada puncak ibadah haji, tepatnya 9 Dzulhijjah pada penanggalan Islam. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Puncak pelaksanaan ibadah haji jatuh pada hari ini, Kamis (31/8/2017).

Jutaan jemaah calon haji dari berbagai belahan dunia melakukan wukuf di Arafah, Mekkah, Arab Saudi.

Indonesia sendiri menjadi negara pengirim jemaah calon haji terbanyak dengan 221.000 jemaah.

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin meminta kepada para penanggung jawab maktab agar mengecek kelayakan tenda di tengah suhu panas Arafah.

Maktab secara harafiah diartikan sebagai kantor atau tempat yang mengatur urusan ibadah haji.

Baca: Mariah Jemaah Calon Haji Tertua Dunia Stress di Mekah, ternyata Gegara Ini

Lukman mengaku mendapatkan keluhan dari jemaah calon haji soal tenda jemaah calon haji asal Indonesia yang terasa panas.

"Saya minta harus diperhatikan para penanggungjawab maktab untuk mengecek tenda-tenda yang suhu udaranya teralu panas," kata Lukman, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Kamis (31/8/2017).

Ia mengatakan, memang masih ada beberapa tenda yang panas karena air cooler yang sedianya berfungsi untuk mendinginkan tenda masih belum difungsikan secara maksimal.

Baca: Langka, Netizen Rekam Hujan Cuma Guyur Satu Rumah, Pemiliknya Sedang Naik Haji

Lukman melanjutkan, persoalan kebutuhan air minum yakni air mineral untuk para jemaah juga sangat cukup.

Halaman
1234
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help