Bertengkar dengan Kadis Pendidikan, Hamidah Bantah Terlibat Praktik Curang PPDB Online

Sebab, menurut Hamidah, Arsyad terkesan buang badan dalam polemik PPDB Online Tahun Ajaran 2017-2018 di SMAN 13 Medan.

Bertengkar dengan Kadis Pendidikan, Hamidah Bantah Terlibat Praktik Curang PPDB Online
Tribun Medan/Nanda
Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Pemprov Sumut Hamidah Pasaribu di ruang kerjanya, Rabu (24/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Pemprov Sumut Hamidah Pasaribu mengaku kecewa dengan sikap Kepala Dinas Pemprov Sumut Arsyad Lubis.

Sebab, menurut Hamidah, Arsyad terkesan buang badan dalam polemik PPDB Online Tahun Ajaran 2017-2018 di SMAN 13 Medan.

Hamidah merasa tersudutkan karena dituding terlibat dalam dugaan kecurangan proses PPDB Online tersebut.

Sebab, kata Hamidah, saat namanya disebut-sebut pada pertemuan antara orangtua peserta didik ilegal dan Pemprov Sumut kemarin, Arsyad justru tidak berbicara sama sekali.

Padahal, menurut Hamidah, keputusan untuk memasukkan sejumlah nama dalam kategori anak guru berprestasi pada PPDB Online lalu ditandatangani oleh Arsyad.

Baca: Ini Kata Nurhajizah Marpaung Soal Oknum Disdik Sumut Terlibat Praktik Curang PPDB Online

"Pak Arsyad itu semalam harusnya ngomong bahwa itu memang anak guru berprestasi. Coba lihat ini, ini kan SK Pak Kadis, ini SK dia. Seharusnya beliau ngomong," kata Hamidah di ruang kerjanya, Rabu (24/1/2018).

"Saya tadi sama Pak Kadis bertengkar, saya bilang kenapa tidak bapak bersihkan nama saya dan dinas ini," sambungnya.

Hamidah membantah semua pengakuan mantan panitia PPDB Online SMAN 13 Medan Fauzi Azhar. Ia mengaku tidak pernah meminta berkas peserta didik atas nama MAT.

Ia juga mengaku tidak pernah memangggil panitia PPDB Online untuk menyerahkan print out pengumuman peserta didik yang lulus tersebut.

"Saya tidak memangil siapa pun, saya kenal. pun tidak sama si Fauzi itu. Kalau print out bukan melalui saya, saya kan tidak panitia. Di SMAN 1 Medan yang manggil itu Ibu Lisbet, tidak melalui saya," katanya.

Menurut Hamidah, MAT merupakan anak dari mantan kepala SMPN 2 Delitua, Akhiruddin Tanjung. Katanya, Akhiruddin tercatat sebagai kepala sekolah berprestasi.

"Ada sembilan anak yang masuk PPDB Online itu jalur non akademik. Termasuk MAT. Surat keputusan ini ditandatangani Pak Arsyad," kata Hamidah. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sumut Arsyad Lubis belum dapat dimintai keterangannya.(*)

Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help