Kapal Tenggelam

Keluarga Korban KM Sinar Bangun Histeris saat Prosesi Pembangunan Monumen Kenangan

Monumen itu nantinya akan menampilkan 188 nama korban KM Sinar Bangun termasuk yang selamat, meninggal dunia, dan hilang

Keluarga Korban KM Sinar Bangun Histeris saat Prosesi Pembangunan Monumen Kenangan
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Keluarga korban KM Sinar Bangun histeris saat prosesi pembangunan Monumen Berbentuk Kapal di Tigaras, Kabupaten Simalungun pada hari Selasa (3/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.com, TIGARAS-Keluarga korban KM Sinar Bangun memadati lokasi pembangunan Monumen Berbentuk Kapal di Tigaras, Kabupaten Simalungun pada hari Selasa (3/6/2018) oleh Pemkab Simalungnlun. Prosesi tersebut dibalut suasana duka yang mendalam. 

Monumen itu nantinya akan menampilkan 188 nama korban KM Sinar Bangun termasuk yang selamat, meninggal dunia, dan hilang. Tak hanya nama, monumen itu juga akan menampilkan data tanggal lahir setiap korban.

Amatan Tribun, keluarga korban telah berkumpul sejak pagi di tenda yang disediakan. Para pemuka agama turut menghadiri prosesi tersebut. Mereka tak hentu-hentinya meneteskan air mata.

Setelah berupaya mengevakuasi selama 16 hari, pencarian KM Sinar Bangun berhenti hari ini 3 Juli 2018.

Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan mengatakan walaupun telah dihentikan, tapi sejumlah personel dari Tim SAR daerah tetap akan memantau di perairan Danau Toba, Sumatera Utara.

"Benar untuk secara nasional sudah dihentikan. Setelah ini kita laksanakan operasi rutin yang ada di Parapat. Ada personel SAR di sini," kata Budiawan, Selasa (3/7/2018)

Budiawan menjelaskan bahwa selain personel Tim SAR, peralatan seperti kapal, dan perahu karet juga masih disiagakan guna melancarkan operasi rutin di perairan Danau Toba.

Baca: Basarnas Hentikan Pencarian, Pemprov Sumut Tetap Berikan Bantuan Logistik dan Makanan

Baca: Tabur Bunga di Danau Toba, Wanita Paruh Bayu Panggil Putrinya, Lasma : Dimana Kau Nak, Sini Mamak

Baca: Keluarga Lakukan Penghormatan untuk Korban KM SInar Bangun, Lihat Videonya. .

Baca: Menteri Pastikan Anak Korban KM Sinar Bangun Tidak Putus Sekolah, Luhut: Biar Uang Pribadi Saya Saja

Baca: Bayi Alif Hadiri Salat Gaib Orangtuanya,Neneknya Sebut Kerap Bangun di Malam Hari dan Panggil Ibunya

 

Hal itu dilakukan untuk berjaga-jaga apabila adanya laporan temuan jasad yang mengapung di perairan Danau Toba, personel Tim SAR dapat segera melakukan evakuasi.

(Cr1/tribunmedan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved