Sulitnya Mengurus e-KTP, Sejak Rambut Pendek hingga Gondrong Tak Selesai-selesai!

Ia bahkan diminta menunggu selama tiga bulan untuk menerima KTP elektronik.

Sulitnya Mengurus e-KTP,  Sejak Rambut Pendek hingga Gondrong Tak Selesai-selesai!
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Warga mengurus admnistrasi kependudukan di Disdukcapil Kabupaten Simalungun, Rabu (18/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Masyarakat kesulitan dalam melakukan pengurusan administrasi kependudukan di Kabupaten Simalungun.

Seorang warga bernama Asri asal Kerasaan Kecamatan Pematang Bandar mengungkapkan telah bolak-balik ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) selama enam bulan.

Bahkan, ia diminta untuk menunggu selama tiga bulan untuk menerima KTP elektronik.

"Kata mereka tiga sampai enam bulan lagi baru selesai, lihat aja di Resinya sampai kapan,"ujarnya di Kantor Disdukcapil, Rabu (18/7/2018).

Selain Asri, seorang wanita yang berasal dari Serbelawan Kecamatan Dolok Batu Naggar juga merasa kesal. Karena, sudah mengurus pembuatan KTP sejak setahun yang lalu.

"Aku dah setahun lalu mengurus, sampai sekarang belum selesai, malah fotoku tadi masih rambut pendek, padahal sekarang udah rambut panjang aku,"ujarnya sambil tersenyum kesal.

Pantauan tribun-medan.com, warga mengantre mendaftar tepat di depan loket 9. Tempat pendaftaran diterima oleh seorang perempuan berbadan gempal dengan ditemani siswa SMA PKL.

Warga yang mengantre untuk dipanggil namanya bukan untuk menerima KTP Elektronik, tetapi surat keterangan.

Terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Simalungun, Jan Damanik mengaku penerbitan KTP di Simalungun lambat. Ia beralasan lambannya ini karena terganggu oleh jaringan internet. Ia juga tak mempermasalahkan padatnya pengunjung.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved