Bos Lion Air Rusdi Kirana Dikabarkan Marah pada Boeing, Pembelian 22 Miliar Dollar Terancam Batal

Pendiri Lion Air Indonesia Rusdi Kirana diketahui marah dan menganggap Boeing mengalihkan perhatian publik.

Bos Lion Air Rusdi Kirana Dikabarkan Marah pada Boeing, Pembelian 22 Miliar Dollar Terancam Batal
EPA
Rusdi Kirana, pendiri Lion Air, diminta berdiri oleh keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 pada Senin (5/11/2018) 

Pendiri Lion Air Indonesia Rusdi Kirana diketahui marah dan menganggap Boeing mengalihkan perhatian publik.

TRIBUN-MEDAN.com, NEW YORK - Lion Air Indonesia dikabarkan akan mengkaji ulang untuk pembelian pesawat dari Boeing.

Bahkan ada kemungkinan perusahaan tidak mengesampingkan rencana pembatalan pemesanan senilai 22 miliar dollar AS.

Hal ini akibat terjadi perselisihan antara keduanya setelah kecelakaan pesawat yang menewaskan 189 orang pada akhir Oktober lalu.

Dikutip dari Reuters dan South China Morning Post, Rabu (5/12/2018), pendiri Lion Air Indonesia Rusdi Kirana diketahui marah dan menganggap Boeing mengalihkan perhatian publik dengan menyalahkan sepenuhnya kepada Lion Air atas kecelakaan itu. Padahal, Boeing diketahui melakukan beberapa perubahan pada desain pesawat.

Baca: Anak Mantan Gubsu Tengku Erry Nuradi Mempersunting Ratu Kecantikan Dunia

Baca: Pernikahan Mewah Pria 84 Tahun dengan Perempuan Cantik di Semarang, Ini Foto dan Videonya

Baca: Mukjizat, Jimmi Aritonang Karyawan Istaka Karya Selamat dari Berondongan Peluru KKB

Menurut sebuah sumber, Rusdi tengah memeriksa ulang kemungkinan untuk membatalkan pesanan yang tersisa dari jet Boeing "untuk pengiriman berikutnya".

Hal ini jadi sinyal, kemungkinan untuk membatalkan semua pesanan pesawat ke Boeing.

Pendiri maskapai penerbangan Lion Air, Rusdi Kirana, menemui keluarga korban pesawat jatuh di Hotel Ibis Cawang, Selasa (30/10/2018).
Pendiri maskapai penerbangan Lion Air, Rusdi Kirana, menemui keluarga korban pesawat jatuh di Hotel Ibis Cawang, Selasa (30/10/2018). (KOMPAS.com/JESSI CARINA)

Belum ada keputusan akhir yang dibuat, tetapi diskusi tentang nasib miliaran dollar AS harga pesawat yang tersisa menyoroti pertaruhan seputar penyelidikan yang melibatkan jet penjualan tercepat Boeing yakni 737 MAX.

Lion Air merupakan salah satu pelanggan terbesar Boeing yang saat ini memesan 190 pesawat yang total nilai pesanananya mencapai 22 miliar dollar AS. Saat ini, pesawat pesanan tersebut sedang ditunggu pengirimannya.

Pesanan pesawat ini merupakan kelanjutan dari pembelian 197 pesawat yang telah dilakukan Lion Air sebelumnya.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved