Dipicu Cekcok Hape, Erni yang Hamil Tua Tewas Ditebas Suami, Bayi Selamat via Proses Mengerikan!

Dipicu Cekcok Hape, Erni yang Hamil Tua Tewas Ditebas Suami, Bayi Selamat via Proses Mengerikan!

Dipicu Cekcok Hape, Erni yang Hamil Tua Tewas Ditebas Suami, Bayi Selamat via Proses Mengerikan!
KOMPAS.COM/FIRMANSYAH
Dipicu Cekcok Hape, Erni yang Hamil Tua Tewas Ditebas Suami, Bayi Selamat via Proses Mengerikan! Bayi korban diselamatkan petugas 

Dipicu Cekcok Hape, Erni yang Hamil Tua Tewas Ditebas Suami, Bayi Selamat via Proses Mengerikan!  

TRIBUN-MEDAN.com - Bayi laki-laki dari seorang ibu bernama Erni Susanti (31), yang dibunuh oleh suaminya di Bengkulu, dalam kondisi sehat.

Bayi berusia dua hari itu dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.

Kepala Instalasi Rawat Inap RS Bhayangkara Sri Hastuti menyebutkan, kondisi bayi korban kekerasan ayah terhadap ibu itu dalam keadaan sehat dan normal.

"Kondisi bayi di dalam kandungan saat terjadi kasus sudah 36 bulan. Kalaupun ingin dilahirkan sudah boleh. Berat bayi itu 3,9 kilogram, panjang badan 47 sentimeter," jelas Sri Hastuti, Jumat (22/2/2019).

Bayi laki-laki anak korban ini ditangani oleh dokter spesialis anak.

Dalam rekam medisnya disebutkan, untuk pernafasan dalam keadaan baik dan tidak menggunakan oksigen. Bayi anak dari pasangan Erni dan Romi Sepriawan (RM) ini juga kuat menyusu dengan isapan yang normal.

"Secara umum kesehatan bayi tersebut baik, sebenarnya sudah bisa dibawa pulang oleh keluarga jika pertimbangannya kesehatan. Namun, karena masih ada persoalan kasus hukum, mungkin kami masih menunggu dulu perkembangan hukumnya," tambah Sri.

Tidak ada kelainan yang diderita bayi tersebut. Proses buang air besar pertama juga berjalan normal.

Sementara itu, nenek bayi, Asmawati saat ditemui di rumah sakit menyebut tidak ada keluhan dari bayi.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved