RSUD Pirngadi Medan Kutip Biaya Toilet, Manajemen Mengaku Hanya Persoalan Kecil

Bayangkan, untuk sekadar buang air kecil di toilet rumah sakit plat merah tersebut, keluarga pasien akan diminta bayar secara sukarela

RSUD Pirngadi Medan Kutip Biaya Toilet, Manajemen Mengaku Hanya Persoalan Kecil
Kolase Tribun Medan
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Ada peraturan langka sepertinya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan.

Bayangkan, untuk sekadar buang air kecil di toilet rumah sakit plat merah tersebut, keluarga pasien akan diminta bayar secara sukarela

Hal tersebut memicu kekesalan oleh Ratna, seorang keluarga pasien. Menurut Ratna, buang air kecil di rumah sakit tentu bakal selalu dilakukan keluarga pasien. Apalagi ketika menginap.

"Iya lucu aja bayar untuk buang air di Rumah Sakit. Ini kan memberatkan, apalagi keluarga pasien yang berjam-jam di sini, bakal selalu kebelet buang air," ujarnya.

Tribun Medan pun tak berhenti dari keterangan keluarga pasien. Ketika mendatangi toilet yang dikeluhkan tersebut, benar saja ada pengutipan uang 'seikhlasnya'.

Pengutipan tersebut dilakukan oleh seorang perempuan berpakaian rumahan.

"Bang, uang kebersihan seikhlasnya aja bang," ujar perempuan tersebut menunjukkan kotak kayu berisi uang-uang dari pengunjung toilet lainnya.

Humas RSUD Pirngadi Medan Edison Peranginangin
Humas RSUD Pirngadi Medan Edison Perangin-angin (Tribun Medan)

Menanggapi itu, Humas RSUD Pirngadi Medan Edison Perangin-angin mengatakan bahwa hal tersebut adalah persoalan yang kecil.

Menurutnya petugas kebersihan tersebut tak akan memaksa keluarga pasien untuk mematok harga tertentu.

"Itu gak wajib bayar. Cuman uang kebersihan seikhlasnya saja, gak akan dikejar kejar petugas office boy kita kalau gak ada uangnya," terangnya.

Halaman
1234
Penulis: Alija Magribi
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved