Kendaraan tak Bisa Melintas, Jalan Utama Penghubung Laguboti-Parsoburan Putus Total

Satu dari pengendara yang datang dari Parsoburan mengatakan terpaksa memutar balik kendaraanya ke arah Parsoburan hingga menemukan jalur Simare.

Kendaraan tak Bisa Melintas, Jalan Utama Penghubung Laguboti-Parsoburan Putus Total
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Kondisi jalan penghubung Parsoburan-Laguboti tepatnya di desa Pasar Borbor, Kecamatan Habornas, Kabupaten Toba Samosir, terputus, Rabu (16/5/2019) 

TRIBUN-MEDAN. COM, TOBASA - Sejumlah ruas jalan di Tobasa putus total di Desa Pasar Borbor, Kecamatan Habornas, Kabupaten Toba Samosir, hingga membuat pengendara memutar balik kendaraanya ke arah berlawanan, Rabu (16/5/2019).

Karto Pardosi, warga setempat mengatakan putusnya akses tersebut membuat warga kesulitan.

"Kami jadi kesulitan ke luar masuk Parsoburan," tambahnya.

Pantuan Tribun, badan jalan amblas hingga tak layak dilalui kendaraan baik roda empat maupun kendaraan roda dua sejak Pago hari. Perlahan, aspal dan badan jalan yang rusak semakin tergerus mengikuti tofografi lokasi yang lumayan curam.

Menurut Karto, ruas jalan tersebut merupakan akses utama penghubung Parsoburan dengan kota-kota lain di Kabupaten Toba Samosir. Akibat putusnya akses, warga yang hendak bepergian ke Kota Medan harus menempuh jarak puluhan kilo meter e arah Kota Balige melalui jalur Simare, rute PT TPL.

Irfan Siagian, satu dari pengendara yang datang dari Parsoburan mengatakan terpaksa memutar balik kendaraanya ke arah Parsoburan hingga menemukan jalur Simare. Padahal, katanya kalau jalan tidak putus mereka bisa normal dengan jarak kurang lebih 20 Kilo meter menuju Jalan Lintas tepatnya di Silimbat untuk bisa lanjut ke Kota Medan.

Pengemudi roda empat terebut mengaku ingin membawa membawa keluarganya menghadiri acara perhelatan adat sanak saudaranya di Medan. Karenanya, Irfan berharap kondisi tersebut dapat segera diatasi pemerintah, termasuk jalur-jalur lain yang dianggapnya membahayakan.

"Ada juga jalan-jalan lain selain ini yang harusnya ikut diperbaiki," bebernya.

Kepala Dinas PU Kabupaten Tobasa, Darlin Sagala belum bisa dihubungi Tribun. Hingga berita ini dirunkan, tribun masih berupaya menemui Darlin Sagala.

Harapan Napitupulu, Sekretaris Daerah Toba Samosir kepada Tribun mengaku belum mengetahui penyebab jalan terputus. Hingga saat ini Pemkab Tobasa masih mencari tahu penyebab persialan itu.

Kata Harapan, ruas jalan tersebut sudah merupakan wewenang provinsi. Meski demikian, Harapan mengalu telah melaporkan hal itu kepada Dinas PU Provinsi Sumatera Utara agar segera mengatasi persoalan.

"Tapi, kami segera melaporkan hal itu kepada pejabat PU Provinsi Sumatera Utara. Dan akan segera ditangani agar warga tidak kesulitan," ujar Harapan.

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved